Yonkav 4/KC Modifikasi Pengapian Tank AMX-13 Jadi CDI

- Jurnalis

Jumat, 1 Januari 2021 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inovasi yang dilakukan para prajurit Yonkav 4/KC dalam memelihara kendaraan tempur diantaranya, memodifikasi sistem pengapian Tank AMX-13 konvensional menjadi CDI. Kemudian, merubah sistem pengisian arus Tank AMX-13 Cut Out menjadi IC otomatis.

Inovasi yang dilakukan para prajurit Yonkav 4/KC dalam memelihara kendaraan tempur diantaranya, memodifikasi sistem pengapian Tank AMX-13 konvensional menjadi CDI. Kemudian, merubah sistem pengisian arus Tank AMX-13 Cut Out menjadi IC otomatis.

WIDEAZONE.COM, BANDUNG — Sejak kelahirannya pada 1952, Yonkav 4/Tank Kodam III/Siliwangi telah melewati rangkaian perjalanan sejarah yang menjadikan Yonkav 4/Tank tumbuh dan berkembang sebagai salah satu kesatuan Kavaleri di wilayah Kodam III/Siliwangi yang secara terus menerus meningkatkan kualitas kemampuannya demi panggilan tugas.

Mulai 2005 Yonkav 4/Serbu divalidasi menjadi Yonkav 4/Tank yang beranggotakan 437 personil terdiri dari 4 Kompi yaitu 3 Kompi Tank dan 1 Kompi Markas.

Dari validasi menjadi Yonkav 4/Tank dan sekarang menjadi Yonkav 4/KC tersebut selanjutnya dibentuk Kompi Kavaleri Panser 4/BS yang pengendaliannya langsung oleh Pangdam III/Siliwangi.

Mengingat kendaraan tempur (ranpur) jenis AMX-13 kendaraan tua dengan sparepart yang langka atau susah dicari bahkan sudah tidak ada lagi, untuk mensiasatinya agar kendaraan tua tersebut dapat operasional, maka Yonkav 4/KC melakukan beberapa tindakan positif dan bermanfaat untuk satuan.

Baca Juga:  Wagub Cik Ujang Lepas Mudik Gratis Pemprov Sumsel Lebaran 1447 Hijriah

Ada beberapa inovasi yang dilakukan para prajurit Yonkav 4/KC dalam memelihara kendaraan tempur diantaranya, memodifikasi sistem pengapian Tank AMX-13 konvensional menjadi CDI. Kemudian, merubah sistem pengisian arus Tank AMX-13 Cut Out menjadi IC otomatis.

Selain itu, memodifikasi sistem bahan bakar karburator jarum pelampung semula menggunakan logam dan pompa injeksi diganti dengan sistem bahan bakar VOLVO. Pompa mekanik dengan membrane pengatur untuk menggantikan pompa tangan dan batangnya.

Baca Juga:  Benda Misterius Melintas di Langit Jatuh di Lampung, BRIN Beri Penjelasan

Hal ini dilakukan prajurit Yonkav 4/KC guna menjaga ranpur yang ada masih dapat operasional dan siap bergerak guna menunjang tugas pokok satuan, juga sebagai upaya dalam menjaga alutsista yang dimiliki dapat dipergunakan walupun usianya sudah tua.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dalam hal ini memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit Yonkav 4/KC, dengan inovasi-inovasi dan berkat kerja keras seluruh personil Yonkav 4/KC, Ranpur yang semula mati (rusak) susah dicari sparepartnya tersebut dapat hidup, jalan dan beroperasi kembali untuk mendukung pelaksanaan tugas Kodam III/Siliwangi. (Rel/Abror Vandozer) 

Berita Terkait

Benda Misterius Melintas di Langit Jatuh di Lampung, BRIN Beri Penjelasan
Wagub Cik Ujang Lepas Mudik Gratis Pemprov Sumsel Lebaran 1447 Hijriah
HDCI Mengaspal Sahur: Tebar 5 Ton Beras
Lintas Komunitas, Satu Rasa: Herman Deru Apresiasi Aksi Sosial 50 Anak Yatim di Liberica Cafe
ADO Sumsel Nilai Polri di Bawah Presiden Penting untuk Stabilitas Keamanan
KRI dr Soeharso-990 Tiba di Palembang
Polda Sumsel Dorong Modernisasi Penyidikan dengan Teknologi Canggih
Wujudkan Visi-Misi, Ratu Dewa Launching 50 Titik Layanan Wifi Gratis

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 13:02 WIB

Benda Misterius Melintas di Langit Jatuh di Lampung, BRIN Beri Penjelasan

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:45 WIB

Wagub Cik Ujang Lepas Mudik Gratis Pemprov Sumsel Lebaran 1447 Hijriah

Senin, 16 Maret 2026 - 13:58 WIB

HDCI Mengaspal Sahur: Tebar 5 Ton Beras

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:30 WIB

Lintas Komunitas, Satu Rasa: Herman Deru Apresiasi Aksi Sosial 50 Anak Yatim di Liberica Cafe

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:33 WIB

ADO Sumsel Nilai Polri di Bawah Presiden Penting untuk Stabilitas Keamanan

Berita Terbaru