“World Toilet Day 2024” Penjabat Wali Kota Damenta Imbau Masyarakat Ubah Perilaku Buruk Miliki Sanitasi Layak

- Jurnalis

Minggu, 17 November 2024 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Wali Kota Palembang Dr Ucok Abdulrauf Damenta bersama Dirut PDAM Tirta Musi Andi Wijaya membagikan hadiah bagi pemenang lomba video konten 'Sanitasi' di Aula Area IPAL Palembang, Sabtu 16 November 2024.

Penjabat Wali Kota Palembang Dr Ucok Abdulrauf Damenta bersama Dirut PDAM Tirta Musi Andi Wijaya membagikan hadiah bagi pemenang lomba video konten 'Sanitasi' di Aula Area IPAL Palembang, Sabtu 16 November 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Hari Toilet Sedunia yang diinisiasi Perserikatan Bangsa-bangsa diharapkan dapat memberi kesadaran diri terkait sanitasi yang layak dan aman untuk digunakan.

Karena itu dalam seminar tentang sanitasi yang layak, aman, dan sehat digunakan itu, Perusahaan Umum Daerah Tirta Musi Palembang melaksanakan Hari Toilet Sedunia yang dilaksanakan setiap 19 November di IPAL Sungai Selayur.

Dalam wawancara dengan Pj Walikota Palembang Dr Ucok Abdulrauf Damenta saat kehadirannya dalam seminar bertajuk World Toilet Day 2024 itu, mengungkap bahwa di Indonesia, dan mungkin saja di Kota Palembang, masih ada rumah warga yang belum memiliki sanitasi layak digunakan dan aman.

Karena itu Damenta berharap agar masyarakat dapat mengubah kebiasaan buruk untuk membuang air besar di tempat-tempat terbuka.

“Ini bentuk kehidupan yang kurang sehat, dan mencerminkan sikap buruk yang bisa mendatangkan penyakit kolera, serta penyakit-penyakit berbahaya lainnya,” ujar Pj Walikota Palembang.

Pantauan di area IPAL Palembang Sei Selayur, nampak bak penampungan IPAL masih kosong dan dipenuhi dengan rerumputan dalam tampuangan tersebut dan jumlah pemasangan untuk sambungan IPAL baru mencapai 190-an.

Karena itu Ucok Abdulrauf Damenta, mengatakan bahwa kemajuan infrastruktur perkotaan tak hanya dilihat dari jumlah penataan gedung dengan ketertiban lalilintas di dalamnya, tapi hidup bersih dan sehat, harus dilakukan dengan menggunakan air bersih dan sanitasi yang layak pakai.

“Jadi, sirkulasi air bersih dan sanitasi yang aman bagi masyarakat perkotaan harus lebih didahulukan dalam kehidupan sehari-hari.

Pj Walikota Palembang juga bangga dengan usaha yang dilakukan Perumda Tirta Musi Palembang dalam konteks kebersihan air dan memanfaatkan sanitasi aman yang layak digunakan.

Saat menghadiri seminar _World Toilet Day 2024_ di gedung serbaguna kawasan IPAL Perumda Tirta Musi Palembang di Sungai Selayur, Sabtu 16 November 2024, Ucok meminta agar masyarakat segera membenahi perilaku tak sehat dengan memperbaiki sistem sanitasi yang layak pakai di rumah-rumah mereka.

Baca Juga:  Katim Wasev Apresiasi Kinerja Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang, Rehab RTLH Karyo Jadi Bukti Nyata

Selain itu, katanya, ia juga menganjurkan warga agar tidak memanfaatkan posisi jamban di anak-anak sungai sekitar mereka, sehingga penggunaan air bersih untuk kebutuhan masyarakat benar-benar jernih dan tak terdapat kuman, bakteri, serta unsur lain yang bisa mendatangkan berbagai penyakit berbahaya.

Sementara itu Dirut Perusahaan Daerah Tirta Musi Andi Wijaya, mengatakan bahwa untuk merayakan Hari Toilet Sedunia, selain menggelar seminar terkait hidup sehat dan bersih, pihaknya mengadakan lomba membuat konten terkait air bersih dan penggunaan sanitasi yang aman.

“Saya sangat bangga. Sebab lomba ini diikuti 150 mahasiswa dari 33 perguruan tinggi se-Kota Palembang,” ujar Andi Wijaya, Sabtu 16 Nobember 2024.

Kegiatan itu, kata Andi, dilaksanakan atas kerjasama Pemerintah Indonesia dan Australia. Kegiatan itu dilaksanakan di kawasan SPALDT (Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat).

“Perayaan Hari Toilet Sedunia ini diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat untuk menyosialisasikan betapa pentingnya sanitasi yang dikelola dengan aman,” ujarnya.

Andi berharap, dengan pengetahuan yang didapat hari ini, kiranya dapat disebarkan lebih luas ke lingkungan terdekat, sehingga tujuan pembangunan yang berkelanjutan terkait air bersih dan sanitasi yang aman dapat terwujud.

Menurut Andi, Perumda Tirta Musi yang selama ini dikenal sebagai penyedia layanan air bersih, saat ini dimandatkan oleh Pemerintah Kota Palembang sebagai opetator pelelayanan air limbah.

“Ini menunjukan bahwa Pemkot Palembang memiliki perhatian sangat besar terhadap isu sanitasi untuk mewujudkan Kota Palembang sebagai kota yang sehat dan moderen,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Perumda Tirta Musi juga mengajak mahasiswa untuk mempromosikan betapa pentingnya sanitasi yang layak dan aman di lingkungan keluarga dan tempat tinggal.

Baca Juga:  TMMD Hari Ke-22, Satgas Kebut Rehabilitasi RTLH Milik Suarni di Talang Jambe

Paling tidak, ucap Andi, pihaknya berharap agar mahasiswa dapat mempromosikan ke masyarakat untuk memasang pipa sambungan bagi warga yang rumahnya berdekatan dengan wilayah yang telah terpasang pipa air limbah, seperti di Kecamatan Bukit Kecil dan Kecamatan Ilir Timur I.

“Saya berharap agar adik-adik mahasiswa dapat mendorong keluarga dan warga setempat untuk memanfaatkan sedot lumpur tinja terjadwal dari Perumda Tirta Musi,” ucapnya.

Setidaknya, dengan cara itu dapat menciptakan sanitasi yang aman dan sangat berdampak baik bagi kesehatan keluarga dan masyarakat di sekitar kita.

Andi juga mengatakan bahwa titik dasar dari kegiatan itu, selain dapat menyosialisasikan program sanitasi di Kota Palembang dan program pelayanan air limbah Perumda Tirta Musi, tujuannya untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan, yakni, air bersih dan sanitasi yang aman.

Jadi, tambah Andi, digelarnya acara itu tujuannya untuk mewujudkan Kota Palembang sebagai kota yang sehat dan moderen, sekaligus sebagai daya tarik bagi wisatawan untuk datang dan berkunjung ke Kota Palembang.

Di sisi lain, Muhammad Adzofiri pemenang lomba video content dari Palcomtech memyampaikan syukurnya saat menjuarai posisi kedua, bangga dengan perolehan ini. “Diharapkan ke depannya dengan video yang dimuatnya dapat menjadi rujukan bagi masyarakat Palembang untuk lebih teratur dan lebih baik lagi,” ujarnya singkat.

Hal serupa dikatakan, Ertha seorang mahasiswi dari Universitas Sriwijaya Fakultas FISIP dengan posisi juara harapan kedua, sangat senanh dapat kesempatan untuk mengedukasi masyarakat melalui videonya, hingga dapat mengubag perilaku warga agar terbuka terkait limbah, termasuk air bersih.

Laporan Anto Narasoma | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Senin, 14 September 2026 - 11:42 WIB

Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB