Wamentan Sasar MBG SDN 238 Palembang: Perkuat Pengawasan

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia [Wamentan RI], Sudaryono BEng MM MBA menyasar kunjungan kerja ke SD Negeri 238 Palembang, di Jalan Srijaya Museum Balaputra Dewa KM 5,5, Rabu 29 Oktober 2025.

Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia [Wamentan RI], Sudaryono BEng MM MBA menyasar kunjungan kerja ke SD Negeri 238 Palembang, di Jalan Srijaya Museum Balaputra Dewa KM 5,5, Rabu 29 Oktober 2025.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia [Wamentan RI], Sudaryono BEng MM MBA menyasar kunjungan kerja ke SD Negeri 238 Palembang, di Jalan Srijaya Museum Balaputra Dewa KM 5,5, Rabu 29 Oktober 2025. Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung pelaksanaan serta pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis [MBG] bagi siswa sekolah dasar.

Dalam suasana penuh keakraban, Wamen Sudaryono berinteraksi langsung dengan para siswa yang tengah menikmati menu makan siang bergizi. Ia menyapa satu per satu anak-anak, mendengarkan cerita mereka, dan menanyakan menu favorit hari itu.

“Ada anak-anak yang awalnya tidak suka sayur, tapi sekarang mulai mau makan karena melihat teman-temannya. Ini perubahan kecil yang bermakna besar — tanda keberhasilan program ini mengubah kebiasaan makan sejak dini,” ujar Sudaryono sambil tersenyum.

Program MBG bukan hanya soal piring berisi makanan, tetapi juga tentang membangun masa depan anak bangsa dan menggerakkan ekonomi rakyat.
Bahan-bahan seperti ayam, telur, sayuran, dan beras disuplai dari pelaku usaha lokal, petani, peternak, dan UMKM sekitar.

Baca Juga:  Ahli Hukum Pidana: Implikasi Pidana atas Distorsi Informasi dan Klaim Legitimasi Pasca Putusan PK MA 32 PK/TUN/2026

“Selain anak-anak menjadi lebih semangat belajar, program ini juga membuat ekonomi berputar. Petani, peternak, hingga pelaku UMKM ikut merasakan manfaatnya. Inilah bukti nyata bahwa gizi dan ekonomi bisa berjalan seiring,” tutur Sudaryono.

Ia menegaskan, pemerintah terus memperkuat sistem pengawasan agar setiap makanan yang dikonsumsi anak-anak aman, bergizi, dan layak santap.

Pemerintah menggandeng Dinas Kesehatan [Dinkes] dan Dinas Pendidikan [Disdik] untuk memastikan pengawasan ketat, mulai dari bahan pangan, cara pengolahan, hingga kebersihan penyajian.

“Semua anak Indonesia, tanpa memandang latar belakang ekonomi, berhak mendapat makanan bergizi yang aman. Ini bentuk nyata keadilan sosial di meja makan sekolah,” tegasnya.

Selain memastikan kelancaran distribusi makanan, Wamen Sudaryono juga berpesan agar siswa dan guru bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Ia meminta para siswa berani melapor bila menemukan makanan yang kurang layak atau kebersihan yang terabaikan.

Baca Juga:  Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

“Makanan bergizi akan sia-sia jika lingkungan tidak bersih. Anak-anak harus belajar menjaga diri dan lingkungan sejak dini,” ujarnya menambahkan.

Sementara, Wali Kota Palembang, H Ratu Dewa, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, menyambut baik langkah Kementerian Pertanian yang turun langsung ke sekolah. Menurutnya, kehadiran Wamen menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memastikan pemerataan gizi sekaligus pemerataan ekonomi melalui sinergi lintas sektor.

“Program MBG sejalan dengan visi kami membangun generasi Palembang yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Gugus tugas pengawasan akan kita perkuat. Kesehatan anak-anak Palembang adalah prioritas utama,” ujar Ratu Dewa.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci agar program ini berjalan efektif dan berkelanjutan.

Laporan Hasan Basri | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
DPW PKB Sumsel Buka Suara Soal Tudingan Penipuan, Siap Lapor Balik Pelapor jika tak Terbukti ‎
Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH
Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎
FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 22:58 WIB

Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Senin, 29 Juni 2026 - 11:32 WIB

Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:39 WIB

Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:22 WIB

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Berita Terbaru

Ketua Komisi V DPRD Sumatera Selatan Alwis Gani. [WI-AbV]

Breaking News

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Senin, 29 Jun 2026 - 19:32 WIB