“Kunjungan delegasi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi hari ini untuk memastikan kesiapan kita dalam menjalankan fast track,” ujar Dirjen PHU Hilman Latief di Bandara Soeta, Senin (26/2/2024).
Adanya layanan fast track ini dianggap penting bagi jemaah haji. Layanan fast track akan memudahkan jemaah haji dalam proses pengecekan dokumen keimigrasian, seperti visa dan paspor. Sebab, prosesnya sudah dilaksanakan di bandara asal jemaah haji.
“Fast track adalah suatu platform di mana jemaah diberikan kemudahan akses keimigrasian di tanah air dan tidak lagi saat tiba di Arab Saudi,” ujar Hilman Latief.
“Tahun ini sebanyak 55 ribu jemaah haji reguler 1445H/2024 M akan mendapat fasilitas layanan fast track di Bandara Soekarna-Hatta. Kemudian Kemenag bersama instansi terkait mencoba memperluas cangkupan layanan jemaah yang akan mendapatkan fasilitas fast track di bandara Juanda Surabaya dan Solo. Delegasi juga akan meninjau kesiapan di dua bandara tersebut,” sambungnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

