Waaster Kasdam II/Sriwijaya Sambangi Istana Adat Kesultanan Palembang

Waaster Kasdam II/Sriwijaya Letkol Inf Erwinsyah Taufan menyambangi Istana Adat Kesultanan Palembang di Sultan M Mansyur nomor 776 Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat II Palembang pada Kamis 21 Maret 2024.
Waaster Kasdam II/Sriwijaya Letkol Inf Erwinsyah Taufan menyambangi Istana Adat Kesultanan Palembang di Sultan M Mansyur nomor 776 Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat II Palembang pada Kamis 21 Maret 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Waaster Kasdam II/Sriwijaya Letkol Inf Erwinsyah Taufan menyambangi Istana Adat Kesultanan Palembang di Sultan M Mansyur nomor 776 Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat II Palembang pada Kamis 21 Maret 2024.

Kedatangan Letkol Inf Erwinsyah Taufan yang juga seorang pecinta benda pusaka diterima langsung Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin [SMB] IV Jaya Wikrama Fauwaz Diradja SH MKn didampingi RM Rasyid Tohir, Dato’ Pangeran Nato Rasyid Tohir.

banner 468x60

SMB IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja mengatakan, kedatangan Letkol Inf Erwinsyah Taufan ke Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam untuk melihat peninggalan dari Kesultanan Palembang Darussalam terutama senjata-senjata lama yang dimiliki Kesultanan Palembang Darussalam. “Karena di kami ada beberapa barang-barang lama yaitu keris, pedang, tombak, badik dan senjata-senjata lama yang ternyata saya juga tidak menyangka bahwa beliau orang yang sangat berilmu mengenai senjata-senjata kuno ini,” ungkapnya.

“Jadi beliau juga bisa mengetahui bentuk, nilai dan pada zaman mana senjata-senjata ini dibuat dan mengetahui buatan mana, ternyata beliau memiliki ilmu yang cukup hebat,” katanya.

Senjata-senjata kuno yang dimiliki Kesultanan Palembang Darussalam menurut SMB IV kisarannya 30 hingga 50 buat diantaranya keris, pedang, tombak, badik dan senjata-senjata lama lainnya.

“Tadi kita juga perlihatkan ada hampir 15 keris dan beberapa tombak,” katanya.

SMB IV berharap ke depan banyak tokoh-tokoh seperti Letkol Inf Erwinsyah Taufan yang mencintai dan mengetahui nilai-nilai benda-benda tradisional seperti keris dan benda kuno lainnya.

“Ternyata Letkol Inf Erwinsyah Taufan ini ternyata berkompeten menilai senjata-senjata tradisional dan beliau juga memberikan saran ke kita bagaimana cara merawat benda-benda kuno ini. Harapannya ke depan orang-orang seperti beliau banyak lagi dan bisa berkontribusi dan mengembangkan sejarah dan budaya yang ada di Kesultanan Palembang Darussalam,” tutur dia.

Sementara, Letkol Inf Erwinsyah Taufan mengaku kedatangannya ke Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam dalam rangka silaturahmi.

“Saya Waaster, kunjungan ke tokoh masyarakat ini dalam program kerja di territorial itu ada interaksi sosial dengan keluarga tentara dan tokoh-tokoh masyarakat. Hari ini saya melakukan itu dalam rangka silaturahmi dan kedua kita berdiskusi terkait benda-benda bersejarah tadi kami melihat benda bersejarah koleksi pak Fauwaz kemudian melihat koleksi senjata-senjata pusaka dan alhamdulilah beberapa koleksi beliau ini menurut saya koleksi yang sangat bagus yang perlu perawatan dan pelestarian,” sebutnya.

Dia berharap benda-benda bersejarah milik Kesultanan Palembang Darussalam ini bisa di kenang dan diabadikan dan bisa diturunkan ke anak cucu.

“Bahwa kebesaran Kesultanan Palembang Darussalam ini bukan hanya isapan jempol dan bukan cerita fiktif tapi memang ditinggalkan dalam bentuk benda-benda yang bisa dijadikan kenangan bagi anak-anak kita ke depan,” katanya. [AbV/red]