Udara di Palembang Tidak Sehat, Urutan Pertama di Indonesia: Anak Usia 0-18 Tahun Berisiko

- Jurnalis

Jumat, 29 September 2023 - 06:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar pada akun instagram @ramhpromkes, dr Fifi Sofiah SpA (K)

Tangkapan layar pada akun instagram @ramhpromkes, dr Fifi Sofiah SpA (K)

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Dokter Spesialis Anak Konsultan Respirologi RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang, dr Fifi Sofiah SpA (K) mengatakan polusi udara di Kota Palembang menduduki urutan pertama di Indonesia dengan kualitas udara yang tidak sehat.

“Mengapa kita harus memberikan perhatian khusus pada bencana asap ini? Kita melihat bahwa banyak orang-orang yang berisiko salah satunya adalah usia anak 0-18 tahun merupakan populasi sangat rentan berisiko,” ungkap dr Fifi Sofiah dalam unggahannya di akun Instagram @rsmhpromkes, Kamis 28 September 2023.

Baca Juga:  Pimpin Lapas Martapura, Farizal Antony Diminta Lanjutkan Sinergi dan Perkuat Pembinaan Warga Binaan

Kita tahu, ungkap Dokter Spesialis Anak Respirologi RSMH, bahwa paru-paru anak masih dalam tahap perkembangan. “Anak-anak bernafas lebih sering dibandingkan orang dewasa, sedangkan saluran pernafasannya juga sangat sempit,” ujarnya.

“Sehingga pajanan polusi udara yang di dalam keadaan kabut asap dapat menyebabkan efek negatif pada usia anak,” jelasnya.

Tips Kesehatan Hadapi Bencana Kabut Asap

Selain itu, dr Fifi Sofiah memberikan tips menjaga kesehatan kala bencana kabut asap, yaitu kurangi aktivitas di luar ruangan, pergunakan masker saat berada di luar.

Baca Juga:  Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios

“Kemudian kita menggunakan pakaian tertutup dan kacamata untuk mengurangi paparan dari asap. Tutup jendela dan pintu agar asap tidak masuk ke ruangan,” ucapnya.

Ia pun mengimbau jangan menambah aktivitas asap berlebihan seperti merokok dan membakar sampah ataupun lainnya.

Yang terpenting, tambah dia, segera konsultasikan ke dokter bila mengalami batuk, pilek dan sesak nafas. [AbV]

Berita Terkait

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang
Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Oknum Ngaku Wartawan Diciduk saat Terima Uang Rp10 Juta dari Perangkat Desa

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIB

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIB

1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang

Selasa, 29 September 2026 - 14:10 WIB

Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB