TP PKK Sumsel Beri Kader Pelatihan Khusus PAAR dan UP2K

- Jurnalis

Kamis, 8 Agustus 2019 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Guna meningkatkan prestasi kelompok kerjanya, Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumsel menggelar pelatihan Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) dengan cinta dan kasih sayang dalam keluarga dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), di Griya Agung Rabu (7/8) siang. Pelatihan ini dibuka langsung oleh Wakil Ketua PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya kemudian disusul oleh Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru.

Tak tanggung-tanggung, TP PKK Sumsel bahkan mendatangkan pelatih langsung dari TP PKK pusat. ” Ini kegiatan program Pokja 1 dan 2. Pelatihan ini kita berikan untuk seluruh kader kabupaten dan kota. Harapan kita kan PALI kemarin sudah dapat juara 2 dengan pelatihan ini bisa ditingkatkan, kabupaten lain juga harus juara,” jelas Fauziah.

Dengan pelatihan ini diharapkan juga masing-masing pokja mengetahui kekurangan sehingga dapat dilakukan perbaikan saat lomba.

” Contohnya pelatihan PAAR, para kader diberikan materi dan penjelasan tentang bagaimana mendidik anak dan remaja. Bahwa pendidikan itu harus dilakukan sejak dalam kandungan hingga anak menginjak usia remaja. Itu poin utamanya,” jelas Fauziah.

Dikatakannya pendidikan keluarga dan lingkungan sangat menentukan kepribadian seorang anak saat ini berbaur dalam masyarakat. Disinilah perlunya otang tua memberikan dasar pendidikan yang benar pada anak mulai dari tata krama.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Apresiasi Kinerja Bulog 2025, Serapan Beras Lampaui Target dan Minim Keluhan

Selain itu bimbingan anak juga perlu terus dilakukan secara khusus saat anak sudah mulai masuk lingkungan sekolah, menonton televisi dan mengenal handphone. “Bisa jadi saat nonton TV mereka salah menonton yang bukan seharusnya begitupin saat main handphone. Karena mereka inikan sudah punya lingkungan sendiri,”tambah Fauziah.

Sedangkan untuk pelatihan UP2K, para kader dilatih untuk jeli dan tanggap memanfaatkan lahan sekitar mereka untuk membantu kesejahteraan keluarga. Salah satu contohnya adalah pintar memanfaatkan lahan di sekitar untuk bercocok tanam kebutuhan sehari-hari seperti cabai, serai daun seledri dan lainnya.

” Mereka harus mulai berpikir itu. Manfaatkan lahan itu, kalau tidak ada lahan bisa buat rak memakai polybag. Tanam apa saja. Kalau tanam cabai kan bisa untuk pakai sendiri dan jika lebih l bisa juga dijual sehingga uang kebutuhan dapur dari suami bisa dihemat. Lebihnya bisa digunakan untuk kebutuhan lain. Atau bahkan ditabung,” jelasnya.

Dengan kemandirian seperti ini, para ibu rumah tangga tidak perlu khawatir lagi memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari. Bahkan jika memang serius, uang tambahan yang didapat dapat digunakan untuk kebutuhan sandang lainnya.

Baca Juga:  Wagub Cik Ujang Pererat Silaturahmi Lewat Safari Jumat di Masjid Al-Kautsar

“Target kita, pulang dari sini para kader ini dapat menularkan ilmunya di setiap desa, kecamatan dan kabupate . Jgn habis latihan ilmunya masuk laci. Jangan disimpan sendiri agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat keberadaan PKK ini,” ujar Fauziah.

Selain itu dalam pelatihan tersebut para kader iu juga diberi arahan tentang bagaimana membuat koperasi dan pengelolaannya. Pelatihan ini diberikan karena mendirikan koperasi terkesan mudah namun susah bagi yang belum mengerti caranya.

” Kita berikan pelatihan, bagaimana meningkatka UP2K dan membuat koperasi sampai besar sehingga anggotanya memiliki tabungan yang banyak agar tingkat kesejahteraan anggota jadi ikut terangkat,” jelasnya.

Pelatihan yang digelar selama dua sejak dua hari mulai 7-8 Agustus ini diikuti ratusan peserta. Mereka terdiri dari 3 orang untuk tiap Pokja dari 17 kabupaten dan Kota se Sumsel. Untuk pelatihan PAAR yang digelar sehari ditutup langsung oleh Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru. Sedangkan pelatihan UP2K tetap berlanjut hingga hari Kamis (8/8).

Berita Terkait

Skandal Korupsi Berantai Anggaran Pemilu 2024 di Sumsel, JAKOR Seret KPU-Bawaslu hingga BPBD ke Meja Hukum
Seleksi Siswa Baru di Sumsel Makin Kompetitif, TKA Penentu di Jalur Prestasi
Assessment Center Polda Sumsel Perkuat Meritokrasi Jabatan Tinggi di Prabumulih
Kejati Sumsel Geledah Tiga Lokasi Soal Korupsi Sungai Lalan, hingga Menang Praperadilan Suap Irigasi Muara Enim
Ketua TP-PKK Sumsel Feby Deru Ajak Ibu Rutin Bawa Balita ke Posyandu Demi Kesehatan dan Tumbuh Kembang Optimal
Gubernur Herman Deru Dorong Integrasi Perencanaan dan Kemandirian Daerah dalam Musrenbang Sumsel
Feby Deru Tekankan Pentingnya Introspeksi dan Silaturahmi dalam Pengajian TP-PKK Sumsel
Wagub Cik Ujang Tekankan Nilai Ibadah Sosial dalam Silaturahmi dan Halalbihalal IKLS

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:01 WIB

Skandal Korupsi Berantai Anggaran Pemilu 2024 di Sumsel, JAKOR Seret KPU-Bawaslu hingga BPBD ke Meja Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 16:51 WIB

Seleksi Siswa Baru di Sumsel Makin Kompetitif, TKA Penentu di Jalur Prestasi

Rabu, 15 April 2026 - 19:22 WIB

Assessment Center Polda Sumsel Perkuat Meritokrasi Jabatan Tinggi di Prabumulih

Rabu, 15 April 2026 - 18:12 WIB

Kejati Sumsel Geledah Tiga Lokasi Soal Korupsi Sungai Lalan, hingga Menang Praperadilan Suap Irigasi Muara Enim

Selasa, 14 April 2026 - 19:49 WIB

Ketua TP-PKK Sumsel Feby Deru Ajak Ibu Rutin Bawa Balita ke Posyandu Demi Kesehatan dan Tumbuh Kembang Optimal

Berita Terbaru