“Kami memiliki 100 ribu pelaku usaha yang menjadi member, dengan berjualan secara online. Masalahnya, kami tidak bisa bersaing dengan harga produk luar di marketplace kita,” jelas Rizka.
Saat ini, imbuh Rizka, pihaknya sudah memiliki 450 outlet di seluruh Indonesia dalam bentuk franchise. Bahkan, produknya sudah mampu ekspor hingga ke Hongkong dan Malaysia. Sementara Rezha, pemilik Soto Sedari, yang tergabung dalam Bandung Food Truck Community menyampaikan harapannya agar kondisi dapat kembali normal seperti 3-4 tahun lalu.
“Berharap kembali banyak event di Bandung, yang terintegrasi dengan usaha Food Truck. Saat ini, kami masih vakum,” ungkap Rezha. (Rel/JN)



















