banner 120x600
banner 120x600
banner 2560x598

banner 2560x598

Tak Terima Ditegur, Adik Habisi Nyawa Kakaknya Sendiri

  • Bagikan
Kurang dari 24 jam, Kepolisian Sektor Plaju berhasil meringkus Fauzan [50] pelaku pembunuhan terhadap M Nur Badarudin bin Puasa [58] di lorong Pipa II RT 27 RW Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Palembang,
Kurang dari 24 jam, Kepolisian Sektor Plaju berhasil meringkus Fauzan [50] pelaku pembunuhan terhadap M Nur Badarudin bin Puasa [58] di lorong Pipa II RT 27 RW Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Palembang,
banner 468x60

Kurang dari 24 Jam, Polsek Plaju Ringkus Pelaku Pembunuhan

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kurang dari 24 jam, Kepolisian Sektor Plaju berhasil meringkus Fauzan [50] pelaku pembunuhan terhadap M Nur Badarudin bin Puasa [58] di lorong Pipa II RT 27 RW Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Palembang, Senin [20/9].

Pelaku diketahui bernama Fauzan bin Puasa [50], warga Tegal Binangun lorong Pipa 1 RT 27 RW 09 merupakan adik kandung korban, sedangkan korban merupakan kakak kandung pelaku.

“Pelaku dan korban sebenarnya saudara kandung, kakak beradik,” kata Kapolsek Plaju Iptu Novel Diawasi SH MH saat memberikan keterangan kepada awak media ini, Selasa [21/9].

Dijelaskan Iptu Novel, motif kejadian bermula pada Senin, 20 September 2021 sekira pukul 16:30 WIB. “Pelaku mendatangi korban setelah mengetahui korban telah menebang kelapa tanpa seizin pelaku karena tanah tersebut menurut pengakuan milik pelaku,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kepolisian Novel menuturkan korban tidak terima karena ditegur, lalu terjadilah adu mulut, pelaku emosi dan memukul korban menggunakan bambu hingga korban terjatuh dan pingsan.

Dikatakan Iptu Novel, saat itu datanglah saksi Romlah berusaha untuk melerai tetapi malah diserang korban sehingga tangan korban terluka akibat bambu tersebut.

“Saksi tersebut berusaha meminta tolong dengan warga sekitar namun pelaku mengeluarkan pisau jenis sangkur dan mengacam warga yang akan menolong korban,” jelasnya.

“Kemudian pelaku pergi meninggalkan TKP, saat korban hendak dibangunkan oleh warga, ternyata korban sudah tidak bernyawa lagi,” ujarnya.

Kasusnya, tambah Iptu Novel masih kita dalami dan pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan. “Untuk sementara pelaku akan dikenakan Pasal 338 KUH Pidana, Subsider pasal 351(3) KUH Pidana, dan lebih Subsider pasal 351 (1) KUH Pidana,” tegasnya.

Laporan Suherman

Editor Abror Vandozer

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *