Sumsel Makin Maju, Guru-Kepala Sekolah Harus Bersinergi

- Jurnalis

Selasa, 3 Desember 2019 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinas Pendidikan Nasional Sumatera Selatan, Drs H Riza Fahlevi

Plt Kepala Dinas Pendidikan Nasional Sumatera Selatan, Drs H Riza Fahlevi

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Arah kebijakan pendidikan di Sumatera Selatan yang maju dan berkembang, saat ini lebih diarahkan ke pada visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru dan H Mawardi Yahya.

Menurut Gubernur Sumsel H Herman Deru, kemajuan suatu negara ditentukan oleh kualitas pendidikannya masyarakat. “Karena itu saya berharap agar seluruh lembaga pendidikan yang ada di Sumatera Selatan dapat bersinergi antara guru dan kepala sekolahnya,” ujar Gubernur melalui Plt Kepala Dinas Pendidikan Nasional Sumatera Selatan, Drs H Riza Fahlevi, Senin (2/12/2019).

Terkait masalah pendidikan di daerah ini, kata Riza, seluruh pendidik dan kepala sekokah harus bekerja sama untuk membangun Sumsel menjadi semakin maju di berbagai bidang, terutama di bidang pendidikan.

Sebab sesuai arahan pemerintah agar ke depan negeri ini dapat menunjukkan kualitas sumber daya manusianya (SDM), kata Riza, harus ditopang dengan masyarakat yang mumpuni di bidang intelektual dan penguasaan teknologi.

Menurut Riza, program pendidikan di Sumatera Selatan selama ini sudah memperlihatkan sejumlah kemajuan di bidang teknologi.

“Bahkan dengan cara menggelar ujian nasional berbasis komputer, itu menandakan dasar-dasar kemajuan sudah mulai dilakikan. Kita ingin kebijakan ke depan dapat melebihi kebijakan itu,” katanya.

Menurut Riza, perkembangan pendidikan itu sangat relatif. Setiap saat harus dilakukan strategi-strategi cerdas untuk melengkapi segala kekurangan. Karena Riza berharap agar para kepala sekolah dapat melakukan sinergisitas ke pada guru untuk kepentingan mutu pendidikan.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Jika selama ini ada sekolah yang kurang harmonis terkait hubungan profesional antara guru dan kepala sekolahnya, maka ia berharap agar sikap tak simpatik seperti itu segera diringgalkan.

“Saya ingin agar kerjasama antara kepala sekolah, guru, orangtua murid dan peserta didik dapat berjalan selaras sesuai dengan tuntutan zaman,” katanya.

Sementara itu, kegiatan belajar mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) Plus Negeri 17 Palembang sejauh ini telah melakukan kerjasama secara profesional antara kepala sekolah, guru, peserta didik dan orangtua murid.

“Kami melakukan hubungan profesional seperti itu untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sebab dengan cara kerjasama antarpihak terkait, kita jadi tahu apa kekurangan program belajar yang kita laksanakan selama ini,” ujar Kepala SMA Plus Negeri 17 Palembang, Dr H Suparmin SPd MPd, di ruang kerjanya, Senin (2/11/2019).

Tak hanya mendidik para guru untuk konsisten dalam tugasnya, tapi Parmin berharap agar muncul tanggung jawab di dalam diri para guru sebagai pendidik.

“Guru itu tak hanya bertindak sebagai pendidik. Tapi sebagai bagian dari sekolah, ia harus bertanggung jawab secara adminstrasi terhadap segala perkembangan di tempat ia bertugas,” ujar Parmin.

Sebagai “orang nomor satu” di SMA Plus Negeri 17 Palembang, Parmin sadar tentang dirinya sebagai pendidik. “Setiap hari, saya sudah menunggu anak-anak di pintu gerbang sekolah, sekitar pukul 5.30 atau pukul 6.00 Wib. Dengan cara ini saya mengharapkan agar anak-anak merasa diperhartikan gurunya setiap hari belajar,” kata Parmin.

Baca Juga:  Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Di sekolahnya, kata dia, para peserta didik tak hanya dijarkan untuk mengetahui perkembangan ilmu pengetahuan semata, tapi mereka pun diajarkan untuk membangun akhlak dan kepribadian mereka.

Parmin berharap agar anak-anak didik di SMA Plus Negeri 17 tak hanya cerdas dan menguasai ilmu pengetahuan saja, tapi secara moral mereka pun dapat memahami perkebangan apapun dengan akhlak yang terpuji.

Berkaitan dengan pendidikan moral siswa, pihaknya menggelar curahan hati (curhat) setiap jam sekolah. Curahan hati ini dilakukan di ruang khusus curhat para pendidik. “Bahkan apabila ada siswa dan orangtua murid yang ingin mengutarakan persoalan yang dihadapi, kita beri kesempatan sehingga dapat menyelesaikan masalah yang ada,” ucapnya.

Menurut Parmin, kebijakan itu dilakukan untuk meningkatkan disiplin anak-anak sekolah. Sebab keseimbangan untuk mencerdaskan akal pikiran dan moralitas anak-anak harus dilakukan secara baik.

“Bahkan setiap Jumat, kami menggelar yasinan secara bersama. Setidaknya, dengan cara ini anak-anak bisa lancar mengenal huruf hijaiyah, serta memahami arti Alquran untuk diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Parmin tersenyum. (*)

Laporan Abror Vandozer
Edotor Anto Narasoma

Berita Terkait

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Berita Terbaru