Soal Ruas Tol, DPR Panggil Waskita

- Jurnalis

Selasa, 11 Januari 2022 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DPRD Sumsel

Kantor DPRD Sumsel

“Gagal Konstruksi Hingga Tewaskan Pengendara” Bagindo: Gratiskan Tol

Sebelumnya, Pengamat Sosial dan Politik Bagindo Togar mengatakan sebenarnya sudah lama dan banyak peringatan serta pemberitahuan kepada pengelola terkait kondisi jalan tol yang berlubang dan bergelombang itu.

Mengutip dari perkataan anggota DPR RI Ishak Mekki, kata Bagindo bahwa sejak awal digunakan jalan tol tersebut, kondisi jalan tidak pernah beres atau mulus, bahkan disebutkan beliau [Ishak Mekki] ‘Gagal Konstruksi’.

“Benar ujar beliau [Ishak Mekki] bahwa tol ini ‘Gagal Konstruksi’, namun persoalannya tol ini topografinya beda. Sementara tol Kayuagung – Lampung lebih banyak penggunanya dibanding tol Palindra, 24 jam tergolong ramai. Artinya akses tol tersebut sangat dibutuhkan,” ujar Bagindo dalam keterangannya dikutip dari Wideazone.com, Selasa [11/1/2022]

Saat banyak kendaraan yang lalu lalang termasuk kendaraan besar dengan berbagai tonase di ruas tol itu sehingga tekanan terhadap bahu jalan tidak mampu menerimanya.

“Tapi bukan berarti pengelola jalan tol lepas tangan begitu saja. Masyarakat pengguna jalan tidak memandang dan tidak mau tahu tentang teknologi apa yang dipakai, atau kondisi jalan yang belum memadai, orang tidak mau tahu itu, taunya mereka bahwa tol tersebut telah diresmikan Presiden, dan dapat digunakan secara berbayar,” ucapnya.

Baca Juga:  FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Harusnya, jelas Bagindo, pihak pengelola jalan tol harus segera bertindak! paling tidak, tidak akan memberikan dampak bahaya kembali bagi pengguna jalan tol itu. “Kalau sebelumnya sering sekali terjadi insiden di ruas tol, itu sebenarnya pihak Pengelola tahu permasalahan tersebut, dan kerap kali mereka [Pengelola] melakukan perbaikan, namun perbaikan sementara. Kenapa tidak melakukan perbaikan secara permanen [total] dan menutup satu pintu tol dulu?

Di sisi lain juga jika dilakukan perbaikan tentunya dihadapkan dengan musim penghujan, namun mengapa tidak dilakukan setahun sebelumnya? ditindaklanjuti segera.

Bagi korban/pengguna jalan, sambung Eks Ketua IKA FISIP Universitas Sriwijaya ini, ada Jasa Raharja tentunya pasti ada. Pihak korban atau pun pengguna jalan dapat menggugat secara perdata terkait kerugian yang mereka alami akibat jalan tol yang tidak memenuhi standar.

Menurut Bagindo, untuk sementara jalan tol tersebut digratiskan saja dulu mengingat tol tersebut diperbaiki atau bayarannya dikurangi terlebih dahulu.

Baca Juga:  BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius "ASBUN" Ultimatum 2x24 Jam Minta Maaf ‎

Dengan banyaknya orang tidak menggunakan jalan tol maka pendapatan yang dihasilkan akan berkurang jika kondisi jalan tetap seperti itu, orang akan menghindar dan tidak lagi menggunakan sarana jalan tersebut. Sebenarnya masyarakat sangat kompromi terkait persoalan yang mendera jalan tol, tapi pemerintah harusnya jangan lalai terhadap masyarakat yang toleransi terkait permasalahan tersebut.

Ia pun mengimbau untuk penyedia atau pun pengelola untuk gratiskan terlebih dahulu tarif berbayar jalan tol tersebut sembari memperbaiki ruas jalan yang rusak, berlubang dan bergelombang.

“Okelah, mereka belum maksimal memperbaiki dikarenakan musim penghujan, namun bukan berarti tidak melakukan tindakan. Untuk saat ini gratiskan saja dulu supaya masyarakat tidak merasa diberatkan dengan biaya tol yang mahal. Harusnya berikan solusi yang tepat bagi mereka [pengguna jalan] saling toleran antara pengguna dan pengelola,” tuturnya.

Satu hal lagi, Ia menekankan baik pengelola dan pengguna, jalan harus prima dan kondisi kendaraan pun juga prima. “Maksimalkan apa yang menjadi hak pengguna jalan dan kualitas jalan,” tandasnya. [AbrV]

Berita Terkait

ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:04 WIB

ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Senin, 14 September 2026 - 11:42 WIB

Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Berita Terbaru

Oleh: Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan]

Opini

Kabut Asap: Ketika Rumah Berubah Jadi Sekolah

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:28 WIB