Soal Ruas Tol, DPR Panggil Waskita

- Jurnalis

Selasa, 11 Januari 2022 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DPRD Sumsel

Kantor DPRD Sumsel

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Soal kondisi ruas jalan tol belakangan ini terus menuai atensi publik, lantaran banyaknya lubang dan bergelombang.

Hal itu juga memberikan dampak bagi sejumlah pengendara yang melintas mengalami ban bocor hingga menyebabkan seorang mahasiswi dari Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Palembang, Febi Khairunnisa [21] tewas setelah mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan karena menghindari lubang di ruas tol Palembang-Kayuagung kilometer 362.

Atas persoalan tersebut, anggota Komisi IV DPRD Sumsel H Nopianto mengaku Komisi IV, berencana Kamis [13/1/2022] akan memanggil Direksi PT  Waskita terkait jalan tol tersebut yang mengakibatkan terjadi kecelakaan hingga korban jiwa.

“Ini yang harus kita gali dari pihak pengelola dalam hal ini Waskita , termasuk mencarikan alternatif solusinya bagaimana sehingga jalan tol itu tidak lagi terjadi lagi seperti yang sekarang, tidak berhenti dilakukan perbaikan, perbaikan ini sekali lagi mengganggu arus lalu lintas yang digunakan oleh masyarakat yang melalui jalan itu,” kata Nopian dikutip dari keterangan persnya, Selasa [11/1/2022]

Baca Juga:  Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar

Nopian melihat jalan tol pada hakekatnya  adalah jalan bebas hambatan dan pengguna jalan tol itu berbayar.

“Mestinya masyarakat yang melalui jalan tol tersebut dengan kondisi masyarakat sudah membayar tentunya harus mendapatkan pelayanan yang terbaik,” katanya.

Selain itu, jalan tol itu menurut politisi Partai Nasdem ini, selain bebas hambatan mestinya memang jalan tol ini menurutnya harus lebih baik dari jalan  biasa seperti jalan negara atau jalan provinsi.

“Kalau kita lihat kondisi objektif , kondisi ruas jalan tol terutama  dari Palembang menuju batas Lampung, saya kira perlu dipertanyakan, apakah ini kondisi jalan tol seperti diharapkan masyarakat di mana masyarakat sudah membayar untuk melewati jalan ini, dan ini kan sesuatu yang naif menurut saya,”katanya.

Persoalannya menurutnya sepanjang mulai dibangun jalan tol ruas Palembang-Lampung itu tidak pernah berhenti dilakukan perbaikan-perbaikan.

“Pada saat dilakukan perbaikan –perbaikan terus menerus dari proses pembangunan sampai sekarang mengakibatkan mengganggu aktivitas masyarakat yang melalui jalan itu, banyak sekali di pasang rambu-rambu, apalagi kalau malam, malam ini kan dalam posisi yang membahayakan, karena pengguna jalan berpikirnya ketika masuk ruas jalan tol  pasti dengan kecepatan yang tinggi, karena jalan ini jalan bebas hambatan,” katanya.

Baca Juga:  Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Ketika menggunakan jalan menggunakan jalan tol ini dengan kecepatan tinggi dan tiba-tiba ada lobang, ada rambu-rambu, ada perbaikan ini menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan di situ.

“Kita mempertanyakan kepada pengelola jalan tol itu, Waskita , bagaimana kondisi jalan tol yang seperti ini yang masyarakat di pungut juga untuk melalui jalan itu , ini kan berbanding terbalik di satu sisi masyarakat sudah mengeluarkan biaya untuk melewati jalan ini dan di sisi lain masyarakat tidak bisa menikmati kondisi yang baik  terkait dengan jalan tol itu,” katanya.

Berita Terkait

Kapasitas Data Center RI Diproyeksi Tembus 11 GW, PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal
PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎
Wali Kota Palembang Rombak Jajaran Pejabat Tinggi hingga Fungsional, Ratu Dewa: Jangan Kerja untuk Citra Diri!
Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok
Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama
Ratu Dewa: Pemuda Palembang Harus Berinovasi, Jangan Sekadar Jadi Penonton
Dari Puluhan PTS di Palembang Hanya IGM Dinilai Bapenda Abai Kewajiban Pajak Sejak 2019
HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kapasitas Data Center RI Diproyeksi Tembus 11 GW, PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Wali Kota Palembang Rombak Jajaran Pejabat Tinggi hingga Fungsional, Ratu Dewa: Jangan Kerja untuk Citra Diri!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama

Berita Terbaru