banner 120x600
banner 120x600
banner 2560x598

banner 2560x598

Sebanyak 200 Siswa SMKN 1 Indralaya Selatan Divaksinasi COVID-19

  • Bagikan
Sebanyak 200 Siswa SMKN 1 Indralaya Selatan Divaksinasi COVID-19
Sebanyak 200 Siswa SMKN 1 Indralaya Selatan Divaksinasi COVID-19
banner 468x60

Vaksinasi COVID-19 Bagi Siswa SMKN 1 Indralaya Selatan diselenggarakan di Puskesmas Tebing Gerinting

WIDEAZONE.com, INDRALAYA | sebanyak 200 siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri [SMKN] 1 Indralaya Selatan divaksinasi COVID-19.

Vaksinasi pelajar tersebut bertujuan untuk memberikan kekebalan [herd immunity] agar tidak berdampak dari penularan COVID dan dalam rangka pembelajaran tatap muka [PTM] terbatas yang telah diberlakukan oleh pemerintah untuk tenaga pendidik dan anak didik.

Dengan didampingi para guru, para siswa melakukan vaksinasi di Puskesmas Tebing Gerinting, Kecamatan Indralaya Selatan, Ogah Ilir.

“Kedatangan mereka ke Puskesmas hari ini guna melaksanakan vaksinasi tahap pertama, dikarenakan di sekolahan mereka pada saat ini sedang ada kegiatan Tes TVTK,” kata Kepala UPTD Puskesmas Tebing Gerinting Aguslina SKM, saat dihubungi melalu sambungan seleler, Rabu [15/9].

Dikatakan Aguslina, kegiatan ini tentunya kami laksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan. “Jumlah target siswa yang akan kami vaksinasi adalah berjumlah 400 orang siswa,” ungkapnya.

Poses vaksinasi ini, ujar Aguslina dilaksanakan sebanyak dua sesi. Sesi pertama hari ini [15/9] dengan jumlah siswa 200 orang. “Sesi keduanya besok, Kamis [16/9] dengan jumlah yang sama 200 orang siswa juga dari sekolah yang sama.

Biasanya, menurut Aguslina, kalau vaksinasi untuk siswa, kami yang datang langsung ke sekolahan. Seperti kemarin kami datang ke sekolah di SMA Negeri 1 Indralaya Selatan guna memvaksin siswa siswi di sana. “Tetapi untuk SMKN 1 Indralaya Selatan, mereka yang datang ke puskesmas, dikerenakan sekolah mereka sedang ada kegiatan,” jelasnya.

Harapan saya sebagai Kepala Puskesmas tentunya kalau keseluruhan siswa dan siswi di setiap sekolah sudah semua divaksinasi, baik itu tahap pertama dan kedua sudah selesai.

“Setelah semuanya divaksinasi, proses kegiatan belajar dan mengajar [KBM] dapat segera dilaksanakan,” tuturnya. (*)

Laporan Rosita Dewi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *