SD Negeri 1 SP Padang Bangun Mushola dari Sodaqoh Sampah

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2020 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sirah Pulau (SP) Padang Kabupaten OKI semakin menunjukkan kemajuan melalui sejumlah fasilitas sekolah, diantaranya telah terealisainya bangunan mushola yang difungsikan untuk kegiatan belajar di bidang agama (KBA) Islam terutama bagi praktek yang tidak bisa dilakukan diruang kelas.

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sirah Pulau (SP) Padang Kabupaten OKI semakin menunjukkan kemajuan melalui sejumlah fasilitas sekolah, diantaranya telah terealisainya bangunan mushola yang difungsikan untuk kegiatan belajar di bidang agama (KBA) Islam terutama bagi praktek yang tidak bisa dilakukan diruang kelas.

WIDEAZONE.COM, KAYUAGUNG — Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sirah Pulau (SP) Padang Kabupaten OKI semakin menunjukkan kemajuan melalui sejumlah fasilitas sekolah, diantaranya telah terealisainya bangunan mushola yang difungsikan untuk kegiatan belajar di bidang agama (KBA) Islam terutama bagi praktek yang tidak bisa dilakukan di ruang kelas.

Pembangunan mushola dianggarkan melalui berbagai kebijakan dalam rapat komite bersama para wali murid tepatnya tahun 2018 lalu, dengan gerakan ‘sodaqoh sampah’.

Gerakan ini menjadikan tenaga pendidik dan peserta didik berjibaku mengumpulkan berbagai jenis sampah guna dijual ke pengepul dan hasilnya dikumpulkan untuk membantu pembangunan mushola.

Adapun kebijakan sodaqoh lainnya dari pihak sekolah bersama komite tentunya tak lepas dari dukungan pemerintah setempat dan tokoh masyarakat, donatur serta bantuan masyarakat secara umum baik berbentuk dana maupun material yang dikumpulkan selama 2 tahun.

Baca Juga:  Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Kepala Sekolah SDN 1 SP Padang, Eridiah SPd menjelaskan, seperti kita ketahui bersama bahwa pendidikan agama Islam merupakan prioritas dalam pembentukan karakter, ahlak dan moral yang harus ditanamkan sejak dini pada peserta didik.

“Kita selaku tenaga pendidik dituntut memberikan ilmu pendidikan ke pada bibit-bibit bangsa, tentunya berupaya maksimal guna menciptakan sumber daya manusia yang memiliki etika/ahlak. Ilmu agama harus ditanamkan sejak awal, karena ini suatu proses pembangunan bangsa dalam mencapai tujuan nasional,” jelas Eridiah.

Ia menuturkan, terealisasinya bangunan mushola ini selain berfungsi untuk menunjang kegiatan sekolah dalam melaksanakan ibadah juga tentunya untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam baca tulis Al Quran serta memiliki fungsi secara umum untuk masyarakat setempat dalam melakukan peribadatan.

“Mushola ini bukan hanya berfungsi untuk kegiatan sekolah namun juga bisa bermanfaat sebagai rumah ibadah bagi masyarakat setempat. terlebih sekolah ini berlokasi di pusat pasar SP Padang,” tuturnya.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Ingatkan Bahaya Karhutla dan Perubahan Iklim di Festival Kehutanan UIN Raden Fatah

Sebelumnya pihaknya telah membangun sejumlah fasilitas sekolah, pembangunan MCK sepuluh unit, rehabilitasi ruang UKS, penataan taman sekolah dan penataan kantin sehat sekolah.

“Tentunya kita sangat berterimakasih kepada semua pihak yang terlibat, hingga terwujudnya berbagai pembangunan terutama pembangunan mushola di SDN 1 SP Padang dan telah difungsikan, “tuturnya.

Pihaknya tetap berharap, agar Pemerintah dapat memberikan bantuan untuk penambahan tiga lokal kelas dan pembangunan ruang perpustakaan.

“Untuk sementara ini murid kelas 3A masih memakai ruang UKS, murid 6B memakai perumahan guru untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) dan ini demi kenyamanan belajar mengajar dalam pembentukan sumber daya manusia, ” harapnya.

Laporan Ukik

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 11:32 WIB

Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:39 WIB

Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Berita Terbaru