Sakit Tenggorokan Gejala COVID-19 Omicron Subvarian BF.7

- Jurnalis

Jumat, 30 Desember 2022 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seseorang tengah memegang tenggorokannya. (Foto: SHUTTERSTOCK)

Seseorang tengah memegang tenggorokannya. (Foto: SHUTTERSTOCK)

WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Sakit tenggorokan menjadi satu di antara banyak gejala orang terjangkit COVID-19 Omicron subvarian BF.7. Saat ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah mendeteksi belasan orang terjangkit Omicron subvarian terbaru ini.

Meski kenaikan kasus di Indonesia cenderung rendah, namun masyarakat diminta waspada sebab subvarian BF.7. dikenal lebih cepat menular. Berikut beberapa gejala dapat menjadi petunjuk agar lebih cepat mendeteksi subvarian BF.7 ini.

  1. Demam
    Demam memang menjadi satu di antara gejala umum yang ditemui pada banyak kasus Covid-19. Demam biasanya juga ditandai perasaan meriang, dan mulut kering, serta napas yang terasa panas.
  2. Pilek
    Pilek menjadi gejala subvarian ini. Meski demikian tidak semua pasien BF.7. mengalami gekala ini.
  3. Batuk
    Batuk akibat Covid-19 kebanyakan lebih berjenis batuk kering. Biasanya terjadi tanpa alasan, alias batuk secara mendadak.
  4. Sakit tenggorokan
    Omicron subvarian BF.7. juga bergejala sakit tenggorokan. Sakit tenggorokan biasanya datang bersamaan dengan batuk kering yang rasanya mirip dengan gejala awal batuk karena flu.
  5. Kelelahan
    Rasa lelah biasanya datang sebelum merasakan gejala-gejala lain. Rasa lelah muncul akibat sistem imun yang tengah bekerja melawan virus.
  6. Muntah
    Gejala ini cukup banyak dikeluhkan pasien. Mual biasanya akan disertai dengan muntah.
  7. Diare
    Gejala diare pada pasien Covid-19 bisa muncul di hari kedua hingga keempat. Untuk itu dianjurkan segera memperbanyak asupan cairan selama diare.
Baca Juga:  PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla--ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Berita Terkait

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎
Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI
Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Senin, 7 September 2026 - 15:55 WIB

PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB