banner 2560x598

banner 2560x598

Ribuan Bungkus Rokok Ilegal Disita Ditreskrimsus Polda Sumsel

  • Bagikan
Direktorat Reserse Kriminal Khusus [Ditreskrimsus] Kepolisian Daerah Sumatera Selatan [Polda Sumsel] amankan ribuan bungkus rokok tanpa bea cukai di dalam bus dan bagasi yang berada di halaman loket triadi satrio wisata, Kamis [8/11] sekitar pukul 06.00 WIB.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus [Ditreskrimsus] Kepolisian Daerah Sumatera Selatan [Polda Sumsel] amankan ribuan bungkus rokok tanpa bea cukai di dalam bus dan bagasi yang berada di halaman loket triadi satrio wisata, Kamis [8/11] sekitar pukul 06.00 WIB.
banner 468x60

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Direktorat Reserse Kriminal Khusus [Ditreskrimsus] Kepolisian Daerah Sumatera Selatan [Polda Sumsel] amankan ribuan bungkus rokok tanpa bea cukai di dalam bus dan bagasi yang berada di halaman loket triadi satrio wisata, Kamis [8/11] sekitar pukul 06.00 WIB.

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Barly Ramadhany didampingi Kasubbid Penmas, Kompol Erlangga mengatakan, dua unit mobil Toyota Hiace dari Kabupaten Madura, Provinsi Jawa Timur [Jatim] membawa rokok tanpa cukai sebanyak 86750 bungkus atau 1,735 juta batang yang akan dibawa ke Pangkalan Kericu, Provinsi Riau.

“Untuk mengelabuhi anggota kita mereka ini melakukan pemindahan rokok tanpa bea cukai tersebut menggunakan bus wisata Bintang Bali yang dilakukan di halaman loket bus Triadi Satrio wisata,” ujarnya, Senin [22/11].

Namun saat telah terjadinya pemindahan rokok tanpa cukai tersebut kedalam bus berupa kotak-kotak rokok ilegal, Tim Unit 4 Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel melakukan pengamanan terhadap rokok tanpa cukai tersebut yang berada di dalam bus tersebut.

Untuk rincian rokok tanpa bea cukai tersebut lanjut dia mengatakan, terdiri dari merek R One sebanyak 46.850 bungkus, MX BOLD sebanyak 12.200 bungkus, VIOS sebanyak 15800 bungkus dan ESJE sebanyak 11900 bungkus.

“Selain mengamankan ribuan rokok tanpa bea cukai anggota kita turut mengamankan mobil bus pariwisata Bintang Bali dengan nomor polisi (nopol) AB 7952 JN,” katanya kepada wartawan disela-sela press release di halaman Ditreskrimsus Polda Sumsel.

Untuk pasal sendiri dalam kasus ini yakni pasal 54 dan pasal 29 ayat (1) UU RI nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 1995 tentang cukai dengan hukuman penjara paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun dan/atau pidana denda paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

“Kita akan menyerahkan masalah ini bersama barang bukti rokok tanpa bea cukai ini ke Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, sedangkan untuk tersangka dalam kasus ini masih lidik,” tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *