Produk Hand Sanitizer Langka, ACT Sumsel Produksi secara Mandiri

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2020 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk Hand Sanitizer Langka, ACT Sumsel Produksi secara Mandiri

Produk Hand Sanitizer Langka, ACT Sumsel Produksi secara Mandiri

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pasca merebaknya isu Wabah Virus Corona di Indonesia beberapa hari terakhir, berbagai kebutuhan pokok mulai langka bahkan melesat naik dari harga normal. Tak terkecuali kebutuhan antiseptik pembersih tangan (Hand Sanitizer).

Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) cabang Sumatera Selatan bersama para relawan MRI berinisiatif memproduksi secara mandiri Hand Sanitizer untuk mendukung gerakan ‘Bersama Lawan Corona’.

Head Of Marketing ACT Sumsel, Diwadia mengatakan, pihaknya hari ini memulai produksi Hand Sanitizer yang dimaksudkan untuk mendukung pencegahan Virus Corona di kota Palembang.

“Alhamdulillah hari ini kami bersama para relawan MRI mencoba memproduksi Hand sanitizer secara mandiri dengan menggunakan bahan-bahan dari resep BPOM yang telah di review oleh WHO,” kata Diwadia

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Diwadia menyampaikan, sejak merebahnya isu wabah virus corona di Indonesia, cairan antiseptik dan disinfektan yang berfungsi membunuh virus itu, mulai langka di pasaran.

Rabu (18/3/20), ACT Sumsel memulai produksi Hand Sanitizer pertamanya dan menghasilkan sebanyak 15 botol Hand sanitizer atau setara dengan 15 liter.

“Untuk saat ini kami baru dapat memproduksi sebanyak 15 botol hand sanitizer, karena keterbatasan bahan yang mulai langka dan mahal, insyaAllah dengan dukungan para donatur dan juga sahabat dermawan, kami akan memproduksi kembali”, lanjut Diwadia.

Baca Juga:  Komisi II DPRD Prabumulih Minta Klarifikasi PD Petro Prabu soal Dugaan Penggelapan

Selain memproduksi Hand Sanitizer, ACT dan para relawan MRI Sumsel juga melaksanakan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan di sarana umum yang ada di sekitar jalan Jendral Sudirman.

Para relawan MRI Sumsel juga melaksanakan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan di sarana umum yang ada di sekitar jalan Jendral Sudirman.
Para relawan MRI Sumsel juga melaksanakan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan di sarana umum yang ada di sekitar jalan Jendral Sudirman.

Dilengkapi peralatan APD (Alat Pelindung Diri), tim ACT & MRI memulai penyemprotan di area Halte Transmusi, Area dalam Transmusi dan juga Jembatan Penyeberangan di Sudirman.

Melalui gerakan BersamaLawanCorona, ACT mengajak para dermawan untuk bergabung bersama dalam gerakan kebaikan ini, dengan berpartisipasi melalui infaq/donasi terbaik dengan nominal tak terbatas ke BNI SYARIAH ( 66 0000 5505) rekening atas nama Aksi Cepat Tanggap.

Laporan Akip

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran…
Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola
Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:22 WIB

81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran…

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola

Berita Terbaru