Pasalnya, anak Firdaus, Muhammad Alief Nugraha sudah tiga tahun tak lagi menerima bantuan dari program Indonesia pintar (PIP). “kata pihak sekolah melaui TU nya, pak itu datanya dari Dinas Pendidikan kalo sudah ada datanya baru kami bagikan ke siswa,” kata Firdaus di rumahnya, menceritakan ke pada Wideazone.com dan Zoom Post.
“Padahal pernah saya tanyakan ke pihak sekolah tentang nomor rekening (virtual acoount), namun pihak sekolah mengatakan tidak tahu. Tapi setelah dikonfirmasi beberapa kali terkait permaslahan tersebut barulah pihak sekolah memperlihatkannya,” ucapnya dengan nada kesal.
Firdaus selaku orang tua Alief sangat menyayangkan sikap sekolah yang kurang merespon terhadap permasalahan ini,mengapa kami mempertanyakan.
“Saya hanya memperjuangkan hak anak saya yang diberikan pemerintah. Saat ini di tengah pandemi, belajar pun melalui daring (online) dan itu membutuhkan biaya untuk membeli kuota, agar anak saya dapat mengikuti pelajaran secara daring,” tegasnya.

Terkait persoalan, Kepala SD Negeri 127, Rofiah SPd MSi mengatakan, bahwa KIP itu diusulkan oleh pihak sekolah melalui data pokok pendidikan (Dapodik), dari usul sekolah baru dikeluarkan dinas pendidikan, yang bisa mengambilnya hanya wali murid.
“Bank nya sudah ditunjuk, nomor rekeningnya sudah dicantumkan, kami panggil wali murid sesuai data yang yang tersedia. Kami pihak sekolah hanya mengusulkan berkasnya, ketika keluar itu datanya dari Diknas bagian TK/SD. Kita hanya memberikan penjelasan surat keterangan bahwa memang benar anak tersebut berasal dari sekolah ini,” kata Rofiah didampingi Wakil Kepala Sekolah Jamaah MPd saat disambangi di ruangan SDN 127 Palembang, Rabu (5/8/2020).
Pada kesempatan itu, operator sekolah memperlihatkan data aplikasi dapodikdasmen, Muhammad Alief Nugraha terdaftar dan tertera pada program PIP.
“Memang kebanyakan lima tahun belum cair, karena mendapatkannya secara bergilir dan bertahap. Yang bisa mengambilnya hanya orang tua murid dan anak,” ungkapnya.
Untuk pencairan KIP itu sendiri, lanjut Oka, satu tahun sekali. Data itu diusulkan dari sekolah, fungsi sekolah hanya mengusulkan saja. Memang 2 tahun hingga tiga tahun ini, dana bantuan dicairkan dari pusat (Kemendikbud) diutamakan kepada mereka yang tak memiliki kartu (non KIP).
“Karena tanpa kartu ini keluarganya tak mendapatkan apa apa, seperti PKH nggak dapat. Ada dua yang diusulkan anak pemegang kartu dan anak yang tak memiliki KIP. Kelemahan tanpa kartu ini, mereka hanya sekali mendapatkannya. Untuk yang memiliki kartu namun belum cair, bantuan mereka terkadang dirapel tergantung kementerian,” terangnya.
Ia pun mengimbau bagi yang belum mendapatkan bantuan dana pendidikan, segera melapor ke sekolah dan bagi yang telah mendapatkan dana bantuan pendidikan jangan lupa untuk melapor juga.
“Hal ini diterapkan, agar kita dapat mendata dan melaporkan kembali ke kementerian. Untuk yang belum cair dana pendidikannya agar bersabar, kami pun selaku dinas pendidikan hanya mengusulkan pendataan yang diusulkan dari setiap sekolah, yang menentukan pusat,” imbaunya.
“Bantuan dana yang telah cair agar dipergunakan sebaik-baiknya dan semoga bermanfaat,” tutupnya.
Laporan Abror Vandozer



![Terpidana kasus kekerasan seksual, Fahrul Rozi alias Balung bin Azim [Alm] berhasil diringkus Tim Tangkap Buron [Tabur] Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Jumat 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.15 WIB.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260523-WA0005_copy_1503x822-225x129.jpg)

![Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260516-WA0046_copy_800x561-225x129.jpg)


![Bank Sumsel Babel berpartisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah melalui SP2D Online dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah [KKPD].](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260515-WA0013_copy_1235x702-225x129.jpg)
![Terpidana kasus kekerasan seksual, Fahrul Rozi alias Balung bin Azim [Alm] berhasil diringkus Tim Tangkap Buron [Tabur] Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Jumat 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.15 WIB.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260523-WA0005_copy_1503x822-129x85.jpg)

![Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260516-WA0046_copy_800x561-129x85.jpg)





![Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260516-WA0046_copy_800x561-360x200.jpg)
![Gubernur Sumatera Selatan Dr H Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Persatuan Seniman Komedi Indonesia [PaSKI] Sumsel dan Koordinator Wilayah [Korwil] PaSKI se-Sumsel periode 2026–2030 di Griya Agung, Kamis 14 Mei 2026, sore.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260515-WA0013_copy_4160x2697-360x200.jpg)
