Penurunan rasio gini ini kata Febrio dipengaruhi oleh penurunan ketimpangan di perkotaan dan perdesaan, yang masing-masing menurun tipis 0,001 dari posisi Maret 2022.
“Upaya Pemerintah untuk mendorong inklusivitas pertumbuhan ekonomi terlihat dari penurunan ketimpangan baik di perkotaan maupun perdesaan. Bahkan, ketimpangan di perdesaan juga terus menunjukkan perbaikan dibandingkan level prapandemi,” jelasnya.
Febrio memperkirakan, tingkat kemiskinan dapat kembali menurun ke depan, seiring dengan inflasi bahan pangan yang menunjukkan tren penurunan signifikan dari September 2022 sebesar 9,0 persen secara tahunan hingga Desember 2022 menjadi sebesar 5,6 persen secara tahunan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



















