Pemkab Banyuasin Urai Limbah Organik dengan Biowash, Tekan 200 Ton Sampah

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Banyuasin melalui Dinas Lingkungan Hidup Banyuasin resmi meluncurkan program pengelolaan sampah organik menggunakan teknologi Biowash, Jumat 3 Oktober 2025.

Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Banyuasin melalui Dinas Lingkungan Hidup Banyuasin resmi meluncurkan program pengelolaan sampah organik menggunakan teknologi Biowash, Jumat 3 Oktober 2025.

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Banyuasin melalui Dinas Lingkungan Hidup Banyuasin resmi meluncurkan program pengelolaan sampah organik menggunakan teknologi Biowash. Langkah tersebut dapat menekan volume 200 ton sampah perhari di tempat pembuangan akhir [TPA].

Peluncuran dilangsungkan di Komplek Rumah Dinas Wakil Bupati Banyuasin, Jumat 3 Oktober 2025.

Sekretaris Daerah Banyuasin, Erwin Ibrahim menuturkan program ini akan dimulai dari Ibukota Pangkalan Balai.

Menurutnya, peran lurah sangat penting untuk memulai dari lingkungan kelurahan, kemudian diperluas ke tingkat RT, RW hingga komplek perumahan.

“Langkah awalnya, kita akan membangun inkubator atau pusat riset untuk pengembangan biowash. Setelah itu hasilnya akan diuji coba pada berbagai jenis tanaman,” jelas Erwin.

Baca Juga:  Wali Kota Prabumulih H Arlan Serahkan Bantuan Benih Padi, Petani Payu Putat Antusias

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup [DLH] Banyuasin, Dr Zazili Mustofa mengatakan pengelolaan sampah organik tidak hanya berfungsi mengurangi timbunan sampah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Hasil olahan sampah organik tersebut akan menjadi pupuk yang bisa dimanfaatkan sebagai media tanam sekaligus solusi apabila terjadi kelangkaan pupuk di Kabupaten Banyuasin.

“Melalui strategi ini, kita bukan hanya menjaga lingkungan tetap bersih tetapi juga menghasilkan nilai tambah berupa pupuk organik yang bermanfaat bagi masyarakat. Bahkan, program ini berpotensi meningkatkan pendapatan daerah,” katanya.

Direktur Bank Sampah Banyuasin, Kristo Mahi Wijayanto menambahkan bahwa pihaknya sudah melakukan pengelolaan sampah di Banyuasin selama satu tahun.

Baca Juga:  Dukung Kesejahteraan Driver Ojol, Ratu Dewa Hadiri Peresmian Kedai ADO dan Siapkan 500 SIM Gratis

Ia menyebut, dari 200 ton sampah perhari di Banyuasin, baru sekitar 27 ton yang berhasil diolah.

“Saat ini fasilitas yang tersedia masih sangat terbatas. Nanti ada teknologi lanjutan agar program ini benar-benar ada nilai jual dan memberi manfaat lebih bagi daerah maupun masyarakat,” ungkap kristo.

Dengan adanya program ini, Pemkab Banyuasin optimis pengelolaan sampah dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi beban TPA serta mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, hijau dan lestari.

Laporan Desi OY | Editor AbV

Berita Terkait

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan
DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:56 WIB

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:22 WIB

PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:02 WIB

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Berita Terbaru