WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Banyuasin melalui Dinas Lingkungan Hidup Banyuasin resmi meluncurkan program pengelolaan sampah organik menggunakan teknologi Biowash. Langkah tersebut dapat menekan volume 200 ton sampah perhari di tempat pembuangan akhir [TPA].
Peluncuran dilangsungkan di Komplek Rumah Dinas Wakil Bupati Banyuasin, Jumat 3 Oktober 2025.
Sekretaris Daerah Banyuasin, Erwin Ibrahim menuturkan program ini akan dimulai dari Ibukota Pangkalan Balai.
Menurutnya, peran lurah sangat penting untuk memulai dari lingkungan kelurahan, kemudian diperluas ke tingkat RT, RW hingga komplek perumahan.
“Langkah awalnya, kita akan membangun inkubator atau pusat riset untuk pengembangan biowash. Setelah itu hasilnya akan diuji coba pada berbagai jenis tanaman,” jelas Erwin.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup [DLH] Banyuasin, Dr Zazili Mustofa mengatakan pengelolaan sampah organik tidak hanya berfungsi mengurangi timbunan sampah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Hasil olahan sampah organik tersebut akan menjadi pupuk yang bisa dimanfaatkan sebagai media tanam sekaligus solusi apabila terjadi kelangkaan pupuk di Kabupaten Banyuasin.
“Melalui strategi ini, kita bukan hanya menjaga lingkungan tetap bersih tetapi juga menghasilkan nilai tambah berupa pupuk organik yang bermanfaat bagi masyarakat. Bahkan, program ini berpotensi meningkatkan pendapatan daerah,” katanya.
Direktur Bank Sampah Banyuasin, Kristo Mahi Wijayanto menambahkan bahwa pihaknya sudah melakukan pengelolaan sampah di Banyuasin selama satu tahun.
Ia menyebut, dari 200 ton sampah perhari di Banyuasin, baru sekitar 27 ton yang berhasil diolah.
“Saat ini fasilitas yang tersedia masih sangat terbatas. Nanti ada teknologi lanjutan agar program ini benar-benar ada nilai jual dan memberi manfaat lebih bagi daerah maupun masyarakat,” ungkap kristo.
Dengan adanya program ini, Pemkab Banyuasin optimis pengelolaan sampah dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi beban TPA serta mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, hijau dan lestari.
Laporan Desi OY | Editor AbV


![Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Banyuasin melalui Dinas Lingkungan Hidup Banyuasin resmi meluncurkan program pengelolaan sampah organik menggunakan teknologi Biowash, Jumat 3 Oktober 2025.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251003-WA0066_copy_800x450.jpg)

![Forum Keluarga Alumni Universitas PGRI Palembang [FORKA UPGRIP], Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0024-225x129.jpg)
![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-225x129.jpg)




![Forum Keluarga Alumni Universitas PGRI Palembang [FORKA UPGRIP], Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0024-129x85.jpg)
![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-129x85.jpg)




![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)


