Menurut Karapatan, kemenangan Marcos dibangun di atas kebohongan dan disinformasi “untuk menghilangkan bau citra menjijikkan Marcos”.
“Marcos Jr belum secara terbuka mengakui kejahatan ayah dan peran keluarganya, sebagai penerima manfaat langsung,” ujar pernyataan Karapatan.
Marcos yang menghindari debat dan wawancara selama kampanye, baru-baru ini memuji ayahnya sebagai seorang jenius dan negarawan, tetapi juga kesal dengan pertanyaan tentang era darurat militer.
Saat penghitungan suara menunjukkan sejauh mana kemenangan Marcos, Robredo mengatakan kepada para pendukungnya untuk melanjutkan perjuangan mereka demi kebenaran hingga pemilu berikutnya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



















