Pastikan Kondisi Warganya: Herman Deru Tinjau Lokasi Kebakaran di OKI

- Jurnalis

Minggu, 18 April 2021 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel Herman Deru Tinjau Lokasi Kebakaran di Desa Terusan Laut, Kecamatan SP Padang, OKI

Gubernur Sumsel Herman Deru Tinjau Lokasi Kebakaran di Desa Terusan Laut, Kecamatan SP Padang, OKI

Pemprov Sumsel Fasilitasi Korban Selama di Pengungsian

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Gubernur Sumsel H Herman Deru respon langsung, usai mendengar kabar adanya musibah kebakaran yang terjadi di Desa Terusan Laut, Kecamatan Sirah Pulau (SP) Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sabtu (17/4) kemarin.

Dimana orang nomor satu di Bumi Sriwijaya tersebut bergegas turun ke lokasi guna memastikan kondisi warganya pasca terjadinya musibah kebakaran yang mengakibatkan 6 unit rumah hangus dengan total delapan Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi sementara waktu.

“Mohon maaf baru siang hari ini saya berkunjung, Kemarin saya sudah dapat kabar. Sebenarnya kemarin saya mau ke sini tapi mengingat suasana yang lagi gaduh dan warga yang lagi sibuk menyelamatkan barang-barangnya maka tidak sangat memungkinkan,” kata Herman Deru di sela peninjauan lokasi korban kebakaran, Minggu (18/4).

Pastikan Kondisi Warganya: Herman Deru Tinjau Lokasi Kebakaran di OKI
Pastikan Kondisi Warganya: Herman Deru Tinjau Lokasi Kebakaran di OKI

Menurutnya, musibah tersebut merupakan ujian. Sebab itulah dia meminta agar masyarakat khususnya para korban untuk tetap bersyukur dan tidak mengurangi keimanan serta ketakwaan kepada sang pencipta.

“Kita berysukur kejadian ini tidak menyebabkan korban jiwa dan hanya di enam rumah. Ini tentu berkat kerja keras dari masyarakat sendiri dibantu pihak Damkar. Namun yang pasti ini merupakan bentuk ujian,” ungkapnya.

Baca Juga:  160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Kendati begitu, dia mengingatkan agar masyarakat untuk lebih berhati-hati dan selalu waspada.

“Maka untuk itu kita sama -sama tingkatkan kewaspadaan. Yang belum pernah terjadi terus di jaga, apalagi sebagian besar rumah di kawasan Desa Terusan Laut terbuat dari kayu dan berdekatan,” katanya.

“Jadi kita betul-betul harus saling mengingatkan mulai dari para tokoh, kades, camat hingga RT/RW nya dan dibantu Babinsa dan Bhabinkamtibmas, apalagi kita sebentar lagi memasuki musim kemarau,” ungkapnya.

Dalam peninjaun ini HD juga membawa berbagai bantuan mulai dari Sembako dan kebutuhan lainnya. Bahkan dia juga yang akan menjamin kebutuhan hidup para korban kebakaran selama masih di pengungsian.

“Pemprov Sumsel dan OKI membantu para korban agar mereka segera pulih dan bisa kembali ke tempat tinggal mereka. Pemprov Sumsel memberikan jaminan hidup selama mereka di tempat pengungsian dan memberi bantuan uang tunai senilai Rp5 juta/KK. Saya minta juga kepada Pemkab OKI untuk membangunkan rumahnya,” katanya.

Sementara itu, Camat SP Padang, Syawal Harahap menambahkan kejadian kebakaran tersebut pada Sabtu, 17 April 2021 sekitar pukul 09.30 WIB.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Dimana dia menjelaskan akibat dari kebakaran ini mengakibatkan tujuh rumah yang terdampak dimana lima rumahnya hangus terbakar dan dua rumah lainnya hanya terkena sisi samping rumah. Korban kebakaran tersebut sebanyak delapan Kepala Keluarga (KK).

“Alhamdulilah atas insiden ini tidak ada korban jiwa. Namun satu orang ibu rumah tangga menjadi korban bakar ringan, dan sudah ditindaklanjuti,” ucapnya.

Atas kehadiran dari Gubernur Sumsel, Camat Syawal Harahap mewakili masyarakat sekitar mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian dan kepeduliannya kepada warganya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pak gubernur atas responnya datang ke lokasi di Desa kami tempat kebakaran ini, karena begitu peduli dengan warga sini,” tutupnya.

Salah satu warga korban kebakaran di Desa Terusan Laut, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Irayeni (36) mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru atas kepedulian kepada warga sekitar sini.

“Alhamdulillah nian kami senang pak Gubernur sudah datang langsung dan kasihke perhatian dengan kami disini,” katanya.

Menurutnya luka bakar di wajah yang dialaminya itu demi menyelamatkan surat ijazah seorang anak. (rel/Abror Vandozer)

Berita Terkait

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani
Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:21 WIB

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB