Mutasi COVID India Masuk Indonesia: Kombes Supriadi Tegaskan Perketat Pengawasan

- Jurnalis

Selasa, 27 April 2021 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi COVID-19

Ilustrasi COVID-19

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Menurut informasi dari kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan mutasi virus corona baru yang terjadi di India sudah masuk ke Indonesia.

Hingga saat ini, sudah terdeteksi ada sebanyak 10 warga yang sudah terkena mutasi virus corona tersebut.

“Bahwa virus itu sudah masuk juga di Indonesia. Ada 10 orang yang sudah terkena virus tersebut,” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melalui Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM dalam keterangan pers di ruang kerjanya, Selasa (27/4/2021).

Dijelaskannya, enam orang yang terkena mutasi virus corona baru tersebut didapat dari kasus impor atau dari luar negeri. Sedangkan empat orang lainnya tertular karena kasus transmisi lokal.

“Enam di antaranya adalah impor, jadi masuk dari luar negeri, empat diantaranya adalah transmisi lokal. Yang ini yang kita perlu jaga. Dengan rincian dua kasus di Sumatera, satu kasus di Jawa Barat, dan satu di Kalimantan Selatan. Jadi untuk provinsi-provinsi di Sumatera, di Jawa Barat dan Kalimantan,” ujar Kabid Humas.

Baca Juga:  Komisi II DPRD Prabumulih Minta Klarifikasi PD Petro Prabu soal Dugaan Penggelapan

Karena itu, lanjut, Kombes Supriadi MM Kementerian Kesehatan meningkatkan kehati hatian dalam pengawasan virus corona yang sudah bermutasi tersebut. “Pihaknya selalu melakukan pengawasan ketat untuk mengetahui apakah ada atau tidak mutasi virus yang baru masuk ke Indonesia atau tidak,” ucapnya.

Selain itu, Kabid Humas menerangkan pemerintah sudah menangguhkan sementara pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas. Pemerintah juga menolak masuknya orang asing yang memiliki riwayat perjalanan 14 Hari terakhir ke India, sebelum masuk ke Indonesia.

“Untuk WNI masih boleh masuk tapi protokol kesehatannya kita perketat, sehingga mereka harus stay 14 Hari. Untuk WNI yang 14 Hari terakhir pernah mengunjungi India, mereka tetap diizinkan masuk tapi mereka harus dikarantina 14 Hari,” jelas Kombes Supriadi MM.

Pemerintah juga mengatur titik kedatangan masuk orang asing ke Indonesia. Titik kedatangannya hanya melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Kualanamu Medan dan Bandara Sam Ratulangi, Manado.Sementara di jalur laut yakni Pelabuhan Batam, Tanjung Pinang dan Pelabuhan Dumai.

Baca Juga:  Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Dipastikan Kombes Supriadi MM, setiap warga negara asing (WNA) yang datang ke Indonesia, baik yang pernah mengunjungi India, harus melakukan tes whole genome sequencing untuk mengetahui varian COVID-19 apabila mereka terdeteksi positif.

“Kita pastikan semua nanti yang pernah datang atau mengunjungi India itu akan dilakukan genome sequencing agar kita bisa melihat apakah terjadi mutasi baru atau tidak,” tegasnya.

Untuk itu diharapkan kesadaran Masyarakat betul betul mematuhi Prokes baik dalam kehidupan sehari hari maupun dalam melaksanakan Ibadah selama bulan Suci Ramadhan. “Siapa yang akan menjaga kesehatan kita kalau bukan kita sendiri dan mari kita sama sama patuhi protokol kesehatan,” tutupnya. (Abror Vandozer/rel)

Berita Terkait

Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani
Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat
Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI
Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81
Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81
Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:21 WIB

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Sastra

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:47 WIB

Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.

Advertorial

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:21 WIB