WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mendorong pemerintah pusat dan daerah bersinergi melalui instrumen APBN dan APBD untuk mengatasi berbagai persoalan bangsa. Ia menuturkan, sinergi dua instrumen tersebut dapat memberikan dampak yang lebih optimal.
“Kalau bapak dan ibu sekalian menggunakan instrumennya bersama-sama dengan (pemerintah) pusat, pasti dampaknya akan lebih bagus. Tapi kalau pusat menggunakan instrumennya kita menuju ke timur, bapak-bapak tetap di tempat, lebih buruk lagi bapak-bapak dan ibu ke barat, maka yang kita lakukan menjadi jauh lebih lemah dampaknya,” ujar Menkeu dalam Rakor Kepala Daerah di Kompleks Kemendagri, Senin (30/10/2023).
“Kalau kita sedang menuju ke timur ya yang daerah juga sama, supaya dampak dari intervensi APBN dan APBD menjadi jauh lebih efektif, lebih kuat, lebih dirasakan. Ini yang tadi bapak presiden wanti-wanti,” lanjut Sri Mulyani.
Menurutnya, instrumen APBN dan APBD sangat penting dan menentukan mampu atau tidaknya suatu negara dalam menyelesaikan masalah-masalah struktural.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







![DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0024_copy_1250x657-225x129.jpg)





![DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260416-WA0024_copy_1250x657-129x85.jpg)




![Polda Sumatera Selatan [Polda Sumsel] melalui Biro SDM menunjukkan peran strategisnya dalam reformasi birokrasi daerah dengan memfasilitasi pelaksanaan Assessment Center untuk seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi [JPT] Pratama Pemerintah Kota Prabumulih.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260415-WA0033_copy_623x331-360x200.jpg)
