Tak hanya itu, MAN 3 Palembang juga menyiapkan sarana protokol kesehatan yang ketat.
“Seperti tiap ruang kelas tempat duduk sudah diberi jarak 1,5 meter, lalu tempat cuci tangan setiap ruangan dan juga hand sanitizer, cek suhu dua macam dan masker,” kata Kepala MAN 3 Palembang itu.
Selain itu, yang terpenting adalah surat izin dari walisiswa yang sudah disiapkan.
“Dari surat izin ini sudah kita sebar dan sebanyak 25 siswa dari hampir 1000 siswa yang tidak setuju karena berbagai alasan. Karena itu nanti sistemnya akan kita lakukan pembelajaran secara blended yakni perpaduan antara online dan offline,” jelas dia.
Ia menegaskan, bagi siswa yang tidak hadir secara offline maka siswa akan mendapatkan langsung video pembelajaran secara langsung yang dari pembelajaran dikelas.
“Nanti saat PTM akan kita bagi tiga sesi sesuai dengan arahan yang dimulai dari jam 07.30 sampai 8.30 atau dengan durasi dua jam,” bebernya.
Namun, memang saat ini masih tetap menunggu arahan dari pemerintah dan juga kementrian agama.
“Untuk vaksin juga alhamdulilah semua guru di MAN 3 Palembang juga sudah divaksin,” tegas dia.
Sementara itu, Sopi, salah satu siswa MAN 3 Palembang mengaku sangat menyambut baik dengan wacana PTM terbatas ini.
“Sangat senang sekali, karena sudah satu tahun lebih kami belajar daring,” jelasnya.
Ia mengaku persiapannya sendiri juga telah dilakukan yakni mempersiapkan materi-materi pembelajaran yang untuk masuk dalam PTM terbatas nanti. (Hasan Basri)
Halaman : 1 2



















