Namun demikian, Kapolri mengingatkan bahwa kegiatan tersebut tetap harus melaksanakan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.
“Kita sepakat dan ini juga sudah disetujui oleh PSSI, pemilik klub, pemimpin suporter untuk penyelenggaraan kali ini kita kawal dan dilaksanakan tanpa adanya penonton dan dilaksanakan dengan penegakkan prokes secara ketat,” pungkasnya.
Menurut Sigit, ada bebera persyaratan yang harus dilakukan diantaranya pemain dan ofisial yang akan melaksanakan pertandingan harus sudah 2 kali divaksin. Kemudian melalukan tes PCR COVID-19sehari sebelum kegiatan untuk memastikan bahwa baik pemain maupun official dalam kondisi negatif dari COVID-19.
“Kemudian dibatasi jumlah official dan penontonnya dan selesai kegiatan kembali dilaksanakan PCR ataupun Swab Antigen,” bebernya.
Disamping itu, di lokasi penyelenggaraan Polri akan memasang aplikasi Peduli Lindungi yang juga digunakan untuk double check, membantu pengecekan terkait dengan aturan prokes.
“Ini sudah menjadi kesepakatan bahwa ini wajib dipatuhi karena sampai saat ini kita masih menjaga agar laju pertumbuhan COVID-19 betul-betul kita minimalkan,” ungkapnya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



















