Keren! 6 Bahasa Sumsel Masuk Daftar UNESCO: Bahasa Komering Bakal Direvitalisasi

- Jurnalis

Kamis, 19 Oktober 2023 - 06:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balai Bahasa Sumsel menggelar Sosialisasi Pemasyarakatan Bahasa Indonesia di Hotel Wyndham, Rabu 18 Oktober 2023.

Balai Bahasa Sumsel menggelar Sosialisasi Pemasyarakatan Bahasa Indonesia di Hotel Wyndham, Rabu 18 Oktober 2023.

Kedudukan Bahasa Indonesia dan Fenomena Warga +62

Penggunaan Bahasa Indonesia merupakan suatu keharusan, sebab mempunyai dua kedudukan yang sangat penting, sebagai bahasa nasional dan bahasa negara.

“[Bahasa Indonesia] sebagai bahasa nasional didasari pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 terutama butir ketiga, berbunyi Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia,” urai Karyono.

Ia juga menambahkan ada ruang privat dan ruang waktu yang diatur di dalam peraturan kebahasaan adalah penggunaan bahasa di ruang publik.

Juga terdapat fenomena warga +62 dalam berbahasa Indonesia yaitu Xenomania, di mana terdapat kesukaan yang berlebihan terhadap sesuatu yang asing [berasal dari luar negeri].

Baca Juga:  19 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Kadis Pariwisata Definitif--Kadishub Beralih "Kursi Kosong"

Mengenai sosialisasi pemasyarakatan Bahasa Indonesia, Sekretariat Daerah [Setda] Sumsel Mohammad Zaki Aslam mengatakan kegiatan bermanfaat dilakukan sebagai satu pribadi bangsa.

Dalam pergaulan, Zaki berujar memang harus tidak terlepas bahasa sehari-hari, namun dalam kehidupan bernegara dibuat suatu tata naskah menggunakan tatanan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Hal yang dapat dilakukan demi menjaga eksistensi dan perkembangan bahasa Indonesia adalah dengan cara memberikan edukasi mengenai pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar  seperti yang dilakukan Balai Bahasa Sumsel hari ini, sehingga masyarakat menjadi lebih paham membedakan penggunaan bahasa formal dan non formal sesuai dengan situasi dan kondisi.

Baca Juga:  AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang

“Apalagi di dalam bahasa ragam resmi yang mencakup penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik dan tata naskah dinas. Bahasa Indonesia menjadi  representasi negara dan jati diri bangsa Indonesia,” jelasnya.

Jadi sebagai masyarakat Indonesia sudah sepantasnya kita menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar sebagai bentuk bahwa kita menghargai bahasa kita sendiri, rasa cinta, dan bangga memiliki bahasa Indonesia. [AbV/HB]

Berita Terkait

Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan
Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎
Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
DPW PKB Sumsel Buka Suara Soal Tudingan Penipuan, Siap Lapor Balik Pelapor jika tak Terbukti ‎

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:34 WIB

Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:15 WIB

Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎

Senin, 29 Juni 2026 - 22:58 WIB

Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

Berita Terbaru