WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan [BBPSS] Karyono SPd MSi mengatakan enam bahasa Sumsel terdaftar di UNESCO, di antaranya bahasa Melayu-Palembang, Komering, Lematang, Ogan di OKU, Pedamaran di OKI, dan Kayu Agung. Jelas dia bahasa Komering akan dilakukan revitalisasi, menyasar empat kabupaten, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu dan Ogan Komering Ulu Selatan.
Untuk di Kota Palembang, ungkap Karyono, khususnya bahasa Melayu Palembang, Pedamaran, Kayuagung, Ogan dan Muara Enim nanti diadakan selebrasi.
“Nanti kami lakukan di Belitang pada November sudah di jadwalkan,” ujarnya saat melakukan Sosialisasi Pemasyarakatan Bahasa Indonesia di Hotel Wyndham, Rabu 18 Oktober 2023.
Selain itu, Karyono mengatakan gelaran sosialisasi ini tahun kedua dilaksanakan bagi 45 lembaga lembaga di lingkungan Kota Palembang dan Provinsi Sumsel, baik instansi pemerintah maupun swasta. “45 lembaga ini dapat memberikan edukasi dan masukan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar di ruang publik dan naskah dinas,” kata dia.
Setelah sosialisasi, pada bulan November 2023 nanti, Balai Bahasa Sumsel akan mengapresiasi 45 lembaga yang dibina di tingkat provinsi dan kota Palembang.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)





![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)







![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

