Kepala UPTB Samsat Banyuasin Tewas Gantung Diri, ini Penyebabnya!

- Jurnalis

Rabu, 23 Maret 2022 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pejabat Unit Pelaksana Terpadu Badan [UPTB] Samsat Banyuasin I ditemukan tewas gantung diri. Ia ditemukan dengan tali melilit di lehernya.

Pejabat Unit Pelaksana Terpadu Badan [UPTB] Samsat Banyuasin I ditemukan tewas gantung diri. Ia ditemukan dengan tali melilit di lehernya.

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Pejabat Unit Pelaksana Terpadu Badan [UPTB] Samsat Banyuasin I ditemukan tewas gantung diri. Ia ditemukan dengan tali melilit di lehernya.

Adalah Eka Juharsa[55] sebagai Kepala UPTD Samsat Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Ia ditemukan di Kandang Sapi simpang Sukaraja RT 02 Desa Lubuk Lancang, Rabu [23/3/2022] sekitar pukul 16.00 WIB.

Kasatreskrim Polres Banyuasin, AKP M Ikang Ade Putra membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Kejadian itu terjadi pukul 16:00 WIB, di bekas kandang sapi milik H Sopawi simpang Sukaraja Desa Lubuk lancang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin telah meninggal dunia 1 orang laki-laki atas nama H Eka Juarsa Asnawi yang diduga meninggal karena bunuh diri dengan cara gantung diri,” jelasnya.

Baca Juga:  Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus Diringkus, Polisi: Tak Ada Ruang bagi Predator Anak

Dari keterangan Ichsan penjaga bekas kandang sapi, sekira jam 11:00 WIB melihat korban sendirian dengan mengendarai mobil Innova warna hitam BG 1197 RZ mobil dinas di simpang Sukaraja dan hendak masuk ke arah Desa Sukaraja, lalu sekira jam 16:00 IB saksi menemukan korban dalam keadaan gantung diri dan sudah meninggal dunia.

Baca Juga:  Polda Sumsel-Pertamina EP Perkuat Pengawasan Sumur Minyak Rakyat, Ilegal Drilling Dibidik

“Keterangan dari keluarga/kerabat korban bahwa korban sebelumnya hendak melakukan percobaan bunuh diri mau minum racun tikus namun berhasil diselamatkan. Menurut informasi korban mempunyai riwayat penyakit stroke dan hipertensi yg menahun serta tidak sembuh,” jelas Ikang. [Desi OY]

Berita Terkait

Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
DPW PKB Sumsel Buka Suara Soal Tudingan Penipuan, Siap Lapor Balik Pelapor jika tak Terbukti ‎
Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH
Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎
FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 22:58 WIB

Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Senin, 29 Juni 2026 - 11:32 WIB

Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:39 WIB

Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:22 WIB

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Berita Terbaru

Ketua Komisi V DPRD Sumatera Selatan Alwis Gani. [WI-AbV]

Breaking News

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Senin, 29 Jun 2026 - 19:32 WIB