KDRT Berujung Maut, Yulinda Tewas Dihantam Helm Suaminya

- Jurnalis

Rabu, 5 Februari 2020 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yedi Mulyadi (44) Suami Yulinda

Yedi Mulyadi (44) Suami Yulinda

SEPERTI kata pepatah, manisnya madu dibalas dengan air tuba. Demikian kenyataan pahit yang dialami Yulinda.

WIDEAZONE.COM, MUARAENIM — Setelah menantikan kepulangan suaminya Yedi Mulyadi (44) selama 21 bekerja, bukan ungkapan sayang yang diterima Yulinda (40), tapi pukulan dan gebukan sehingga nyawanya melayang sia-sia.

Pada Senin (3/2/2020) siang, setelah tiga pekan bekerja, Yedi pulang ke rumahnya di Dusun 1 Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim. Ia disambut istrinya dengan segenap kerinduannya terhadap Yedi, suaminya.

Namun ketika Yedi telah berada di rumah, telepon selulernya dihubungi seseorang. Ketika ponsel itu diangkat, Yulinda kaget setengah mati. Karena yang menghubungi suaminya adalah seorang perempuan.

Yulinda pun cemburu. Ia marah ke pada Yedi. Akhirnya terjadi pertikaian mulut. “Kalu idak mekerke anak, la lamo kamu kutinggalkan. Aku minta cere (cerai),” tegas Yulinda dengan nada Muaraenim yang kental.

Barang Bukti yang diamankan petugas Kepolisian Polsek Gunung Megang
Barang Bukti yang diamankan petugas Kepolisian Polsek Gunung Megang

Mendengar pernyataan itu, emosi Yedi tersulut. Tanpa kasihan, Yedi memukul dan meninju mata istrinya. Kemudian secara bertubi-tubi ia memukuli wajah Yulinda. Cincin yang ada di jari manisnya itu telah melukai mata dan wajah wanita itu.

Baca Juga:  Bank Sumsel Babel Tetapkan Dividen Rp302,9 Miliar dalam RUPS Tahun Buku 2025

Tak sampai di situ, kemudian Yedi menghantamkan helm putih ke kening istrinya sehingga wanita itu terjajar ke lantai. Dalam keadaan semaput, tubuh Yulinda diselimuti kain oleh Yedi. Kemudian helm yang membuat Yulinda tak sadarkan diri itu dilemparkan Yedi ke loteng.

Bahkan korban sempat dilarikan ke bidan Desa Tanjung Terang. Ternyata Yulinda sudah dinyatakan meninggal dunia. Atas peristiwa maut tersebut, kakak korban, Ahmad Aspawi (43) melaporkan kejadian itu ke Polsek Gunung Megang.

Mendapat laporan tentang kejadian itu, Tim Trabazz Polsek Gunung Megang yang dipimpin AKP Fernyanyo SH (Kapolsek) dan Tim Rajawali Satreskrim Polres Muaraenim yang dipimpin AKP Dwi Satya Arian SIK segera bergerak ke TKP.

Kedua tim segera melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan suami korban. Satya Arian, Fernyanyo, IPTU M Heri Irawan SE dan IPDA Guntur Iswahyudi SH dan anggota lainnya berhasil mengungkap peristiwa pembunuhan itu. Ternyata pelaku pembunuhan terhadap Yulinda adalah suaminya sendiri.

Baca Juga:  Uji Coba CFD-CFN Palembang Sukses, Warga Antusias Dorong Geliat UMKM

Akhirnya Yedi Mulyadi diringkus polisi. Semua barang bukti berupa helm putih, aksesoris helm (riben hitam), sepotong selimut, dua cincin berbatu akik hitam putih, pakaian korban dan pelaku, buku nikah kedua suami istri dan headset handphone pelaku disita polisi.

Semua barang bukti itu kita sita untuk bahan penyidikan,” ujar Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono SH SIK MH melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Fernyanyo SH ke pada Wideazone.com dan Zoom Post.

Menurut Fernyanyo, kematian Yulinda itu disebabkan luka memar di mata kiri, luka di bibir, memar di siku kanan dan kiri. “Diduga, akibat luka serius itulah korban tewas,” ujar Kapolsek Gunung Megang. (*)

Laporan Alamsyah
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Ketua DPRD Prabumulih Ikut Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
Muscab PKB Sumsel Dijadwalkan 18 April: 90 Persen Siap
Pabrik Miras Oplosan Merek Terkenal di Banyuasin Digerebek, Rp620 Juta Dista
Seleksi Siswa Baru di Sumsel Makin Kompetitif, TKA Penentu di Jalur Prestasi
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Kejati Sumsel Geledah Tiga Lokasi Soal Korupsi Sungai Lalan, hingga Menang Praperadilan Suap Irigasi Muara Enim
Pejabat Pemkot Palembang Rangkap Jabatan! Pemerhati Sorot SDM–Pelayanan hingga Dobel Tunjangan
Siap-siap Pembuang Sampah Sembarangan di Palembang Ditindak!

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:42 WIB

Ketua DPRD Prabumulih Ikut Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang

Kamis, 16 April 2026 - 19:13 WIB

Muscab PKB Sumsel Dijadwalkan 18 April: 90 Persen Siap

Kamis, 16 April 2026 - 17:36 WIB

Pabrik Miras Oplosan Merek Terkenal di Banyuasin Digerebek, Rp620 Juta Dista

Kamis, 16 April 2026 - 16:51 WIB

Seleksi Siswa Baru di Sumsel Makin Kompetitif, TKA Penentu di Jalur Prestasi

Rabu, 15 April 2026 - 18:45 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Berita Terbaru

DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.

Headlines

Muscab PKB Sumsel Dijadwalkan 18 April: 90 Persen Siap

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:13 WIB