Kanwil Dirjen Bea Cukai Aceh Dorong UMKM Naik Kelas

- Jurnalis

Selasa, 10 Desember 2024 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai [Kanwil Dirjen Bea Cukai] Aceh menggelar Sosialisasi dan Kurasi Usaha Kecil, Mikro dan Menengah [UMKM] di wilayah Provinsi Aceh, dibuka langsung Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Safuadi pada 5 Desember 2024.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai [Kanwil Dirjen Bea Cukai] Aceh menggelar Sosialisasi dan Kurasi Usaha Kecil, Mikro dan Menengah [UMKM] di wilayah Provinsi Aceh, dibuka langsung Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Safuadi pada 5 Desember 2024.

WIDEAZONE.com, ACEH | Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai [Kanwil Dirjen Bea Cukai] Aceh menggelar Sosialisasi dan Kurasi Usaha Kecil, Mikro dan Menengah [UMKM] di wilayah Provinsi Aceh, dibuka langsung Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Safuadi pada 5 Desember 2024.

Gelaran ini diikuti perwakilan UMKM binaan Pemda Aceh di antaranya DPMPTSP Aceh, Disperindag Kabupaten Pidie Jaya, Diskoper Pemkot Banda Aceh, Diskop UKMP Pemkab Aceh Besar.

Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh Safuadi melalui Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Leni Rahmasari, mengatakan tentunya sosialisasi, kurasi sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas dan kapasitas UMKM di Aceh. “Kita mendorong UMKM di wilayah Aceh agar berkembang, mandiri dan memperluas jangkauan pemasaran sampai dengan mampu melakukan ekspor,” ungkapnya.

Bea Cukai, ujar Leni, sangat fokus terhadap kemajuan UMKM di Indonesia, termasuk UMKM di wilayah Aceh.

“Beberapa fasilitas yang ditawarkan Bea Cukai terhadap UMKM agar mampu berkembang dan bersaing di kancah internasional adalah dengan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor Industri Kecil dan Menengah [KITE-IKM],” jelasnya.

“Fasilitas ini memberikan pembebasan bea masuk dan pajak pertambahan nilai [PPN] untuk penggunaan bahan baku dalam produksi barang yang akan diekspor,” tambah dia.

Baca Juga:  Program 100 Hari Dirut Tirta Musi Teddy Andrian dari Layanan hingga PAD

Selain itu, sambung Leni, Bea Cukai menghadirkan Pusat Logistik Berikat [PLB] IKM, di mana fasilitas ini membantu UMKM dalam menyimpan barang impor dengan biaya lebih rendah sebelum diekspor.

Kita juga punya klinik atau layanan konsultasi Ekspor di seluruh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai [KPPBC] di lingkungan Kanwil Bea dan Cukai Aceh. “Bea Cukai menyediakan asistensi dan bimbingan bagi UMKM dan masyarakat luas dalam proses ekspor,
termasuk dalam hal dokumentasi dan prosedur kepabeanan,” sebutnya.

Dia mengimbau bagi UMKM dan masyarakat luas yang membutuhkan asistensi dan informasi terkait dengan layanan ekspor di daerahnya dapat mendatangi KPPBC terdekat.

“Bagi pemilik usaha di Kota
Sabang, Pulau Breuh, Pulau Nasi, Pulau Teunom dan pulau-pulau kecil di sekitarnya dapat menghubungi KPPBC Sabang, untuk di Kota Banda Aceh, Aceh Besar [kecuali Pulau Breuh, Pulau Nasi, Pulau Teunom dan pulau-pulau kecil di sekitarnya], Pidie dan Pidie Jaya dapat
menghubungi KPPBC Banda Aceh,” urainya menyebutkan.

Baca Juga:  Bank Sumsel Babel Gelar Lelang Asset di Tiga Wilayah

Kemudian, Aceh Barat, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Subulussalam, Aceh Singkil dan Simeulue dapat menghubungi KPPBC Meulaboh. Kota Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Utara, Bener Meriah dan Aceh Tengan dapat
menghubungi KPPBC Lhokseumawe. Sementara untuk yang di Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Gayo Lues dan Aceh Tenggara dapat menghubungi KPPBC Kuala Langsa.

“UMKM merupakan critical engine bagi perekonomian di Indonesia. Bea Cukai berkomitmen untuk terus mendukung UMKM naik kelas “Bea dan Cukai dan Pemda Aceh bersama-sama berkomitmen membangun UMKM agar lebih mandiri dan siap ekspor,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu, Kasi Pelayanan Kepabeanan-Cukai dan Dukungan Teknis Bea Cukai Banda Aceh, Kobul Perdamean Dasopang memaparkan sosialisai bertajuk “Mengenal Prosedut Eksor”.

Bahkan, kegiatan dilengkapi dengan sesi sharing pengalaman Owner UMKM Baruna Niaga Dhifa, Farhadi mengemukakan “Tips Mendapatkan Buyer”.

Diketahui, Sosialisasi dan Kurasi merupakan agenda rutin tahunan untuk dilaksanakan dalam rangka meningkatkan UMKM di Provinsi Aceh naik kelas.

Editor Abror Vandozer/red

Berita Terkait

Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang
Gaya Hidup Cerdas 2026, Strategi Anak Muda Sumsel Bangun Dana Darurat Lewat Sinergi Pesirah
Bank Sumsel Babel Percepat Digitalisasi Transaksi dan Layanan Publik
WIKA Lakukan Perombakan, Prof Harris Arthur Hedar Kembali Masuk Jajaran Komisaris
Kredit KSG Bank Sumsel Babel Tawarkan Kemudahan dan Kenyamanan untuk PPPK
Polda Sumsel-Pertamina EP Perkuat Pengawasan Sumur Minyak Rakyat, Ilegal Drilling Dibidik
Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi bersama Kodim 0103
Sinergi Bea Cukai Langsa dan Gakkum Kehutanan Cegah Perdagangan Satwa Dilindungi

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:26 WIB

Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:19 WIB

Gaya Hidup Cerdas 2026, Strategi Anak Muda Sumsel Bangun Dana Darurat Lewat Sinergi Pesirah

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:53 WIB

Bank Sumsel Babel Percepat Digitalisasi Transaksi dan Layanan Publik

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:33 WIB

WIKA Lakukan Perombakan, Prof Harris Arthur Hedar Kembali Masuk Jajaran Komisaris

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:31 WIB

Kredit KSG Bank Sumsel Babel Tawarkan Kemudahan dan Kenyamanan untuk PPPK

Berita Terbaru

Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.

Headlines

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB