Istri Aiptu FN Resmi Laporkan Aksi Perampasan dan Pengeroyokan Debt Collector, Berikut Kronologinya…

- Jurnalis

Senin, 25 Maret 2024 - 01:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar: Aksi penganiayaan yang terjadi di pusat perbelanjaan PSX oleh Oknum Polres Lubuklinggau Aiptu FN bermula dari ulah debt collector [DC] yang melakukan perampasan unit mobil hingga pengeroyokan.

Tangkapan layar: Aksi penganiayaan yang terjadi di pusat perbelanjaan PSX oleh Oknum Polres Lubuklinggau Aiptu FN bermula dari ulah debt collector [DC] yang melakukan perampasan unit mobil hingga pengeroyokan.

Diberitakan sebelumnya, Tim gabungan Ditreskrimum dan Bid Propam Polda Sumsel sampai ini masih melakukan pencarian oknum anggota Polres Lubuk linggau berinisial Aiptu FN.

Oknum polisi tersebut telah melakukan penganiayaan dua orang debt collector [DC] yang hendak menarik paksa mobil miliknya di areal mal PSX, Sabtu, 23 Maret 2024.

Video kejadian penganiayaan menggunakan senjata softgun dan sajam oleh oknum polisi tersebut menjadi atensi Kapolda Sumsel, Irjen A Rachmad Wibowo SIK.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Sunarto yang menggelar konferensi pers bersama Dirreskrimum Kombes M Anwar Reksowidjojo dan Kabid Propam Kombes Agus Halimudin, Minggu sore 24 Maret 2024.

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes M Anwar Reksowidjojo menyebutkan Pelaku atas nama FN anggota SPKT Polres Lubuk Linggau Polda Sumsel. Menurut Anwar Kronologi singkat kejadian pada saat korban bersama komplotan debt collector sedang berada di parkiran PS mall mendapati ada 1 unit mobil toyota avanza yang menggunakan nopol palsu.

Baca Juga:  Wadan Satgas TMMD Turun ke Lapangan, Pastikan Pembangunan Musola Baitul Maghfurin Sesuai Target

“Korban bersama kawannya berbicara mengenai masalah mobil yang di gunakan oleh pelaku kemudian terjadi cekcok, bersitegang antara korban dan pelaku. Pelaku yang merasa tidak senang kemudian berupaya menabrakkan mobilnya,” jelasnya.

Kemudian, ujar Dirreskrimum, pelaku keluar dari dalam mobil langsung mengeluarkan sepucuk senjata softgun dari pinggang dan langsung mengarahkan ke korban Robert JS, akan tetapi tidak mengenai korban kemudian pelaku langsung memukul korban menggunakan gagang softgun tersebut dan mengenai kepala bagian kiri.

Pelaku kembali ke dalam mobil dan mengambil senjata tajam jenis sangkur kemudian mengejar korban lain Dedi Z dan menembaknya mengenai tangan sebelah kanan yang membuatnya terjatuh dan kemudian dianiaya menggunakan sajam oleh pelaku mengakibatkan luka tusukan 4 tempat dileher atas, punggung dan lengan.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Dibangun, Satgas TMMD ke-129 Pastikan Sumur Bor dan Tandon Air Berfungsi Optimal

“Kedua korban langsung di bawa ke rumah sakit siloam dan saat ini dalam perawatan intensif, sementara pelaku langsung melarikan diri dan saat ini kita lakukan upaya persuasif, pendekatan kepada keluarga agar segera menyerahkan diri,” tegasnya.

Alumni Akpol 1993 tersebut mengatakan Timnya bersama Propam, Polrestabes Palembang dan Polres Lubuk Linggau sedang melakukan pencarian pelaku dan melakukan pendalaman kasus tersebut.

“Tim kita dari Ditkrimum, Bid Propam dan Polres Lubuk Linggau, termasuk juga dari Polrestabes Palembang sedang kejar ini pelaku, kita imbau juga segera menyerahkan diri agar masalahnya menjadi terang. Kita lakukan pemeriksaan saksi saksi dan juga pelajari melalui kamera CCTV yang ada di lokasi,” ujarnya.

“Kita akan menyelesaikan permasalahan ini dengan transparan dan objektif, selain itu kita mengharapkan kerjasama dan kooperatifnya pihak  keluarga sehingga permasalahan ini cepat terselesaikan,” tandasnya. [AbV]

Berita Terkait

Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah
‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Senin, 14 September 2026 - 18:04 WIB

ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan

Opini

Membaca Hasil PISA 2025: Jangan Terjebak Angka! ‎

Rabu, 23 Sep 2026 - 15:47 WIB

Kapolres OKU Timur AKBP Dr Lalu Hedwin Hanggara SIK SH MH MSi mematangkan persiapan Operasi Sikat I Musi 2026 dengan gelaran Latihan Pra Operasi [Latpra] di Aula Setya 38 Mapolres OKU Timur, Rabu 23 September 2026.

Headlines

Polres OKU Timur Matangkan Operasi Sikat I Musi 2026

Rabu, 23 Sep 2026 - 15:18 WIB