Inggris dan Arab Saudi Ijinkan Warga RI Bertandang

- Jurnalis

Senin, 11 Oktober 2021 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Ibadah Haji

Ilustrasi Ibadah Haji

SATU dari 37 negara, hanya Indonesia yang akan diakui sertifikat vaksinnya oleh Inggris.

Pernyataan itu disampaikan Kedubes Inggris di Jakarta dalam akun Facebook resminya pada Jumat, 8 Oktober 2021.

Terkait soal pengakuan, memberikan kabar baik bahwa status merah pandemi COVID-19 telah dicabut dari Indonesia.

Itu artinya beberapa Negara mulai membuka pintu di antaranya Inggris dan Arab Saudi. Terhitung mulai hari ini, Senin [11/10/21] peraturan tersebut berlaku, bahkan pelancong dari Indonesia bisa bebas bertandang ke negara-negara tersebut.

Namun, peraturan bebas karantina itu hanya berlaku bagi pendatang yang telah melakukan vaksinasi COVID-19.

Baca Juga:  ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Empat merek vaksin yang diakui Inggris, apabila pelancong menggunakan empat merek itu maka dianggap belum divaksin.

“Anda harus memiliki satu rangkaian lengkap dari salah satu vaksin Astrazeneca, Pfizer, Moderna, atau Janssen 14 hari sebelum ketibaan,” kata Kedubes Inggris, dikutip dari CNBC Indonesia pada Senin [11/10].

Selain Inggris, Arab Saudi pun telah membuka pintu bagi warga Indonesia untuk melakukan umrah.

Calon jemaah Indonesia akhirnya bisa kembali melakukan ibadah itu dalam waktu dekat.

Hal ini dicapai setelah Pemerintah Republik Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi menandatangani nota diplomatik pada 8 Oktober 2021.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan capaian ini bisa disepakati sejalan dengan perkembangan penanganan COVID-19 di Indonesia yang semakin baik. Di dalam nota diplomatik tersebut juga disebutkan kedua pihak dalam tahap akhir pembahasan mengenai pertukaran link teknis dengan Indonesia.

Baca Juga:  Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

“Ini, menjelaskan informasi para pengunjung berkaitan dengan vaksin dan akan memfasilitasi proses masuknya jamaah,” kata Retno dalam keterangannya, Sabtu (9/10/2021).

Sumber CNBC Indonesia

Berita Terkait

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎
Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Senin, 28 September 2026 - 14:04 WIB

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Senin, 14 September 2026 - 18:04 WIB

ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Berita Terbaru