Indonesia Harus Bangkit Dari Krisis Global !

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2020 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerhati masalah ekonomi dan manajemen pendidikan Dr Drs H Syarwani Achmad MM

Pemerhati masalah ekonomi dan manajemen pendidikan Dr Drs H Syarwani Achmad MM

SELAMA pandemi virus corona (covid-19) yang menghantam kondisi sosial masyarakat di berbagai belahan dunia selama enam bulan terakhir, berpengaruh buruk bagi perekomomian nasional.

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Pertumbuhan produk domestik bruto (PBD) terpuruk di angka 0,4 hingga 1%. Kondisi ini berpotensi meningkatkan angka kemiskinan sebanyak 5,71 juta orang.

Pemerhati masalah ekonomi dan manajemen pendidikan Dr Drs H Syarwani Achmad MM, mengatakan Indonesia harus bangkit dari ancaman resesi global. Sebab ancaman yang diakibatkan badai pandemi covid-19 itu, selain meningkatkan jumlah angka kemiskinan, potensi pengangguran mencapai 5,23 juta orang.

“Selain kita memikirkan ribuan nyawa manusia yang melayang akibat pandemi covid-19, banyak negara pusing dengan ancaman resesi ekonomi global,” ujarnya ke pada wartawan Wideazone.com dan ZoomPost via telepon selulernya, Minggu (5/7/2020).

Baca Juga:  Uji Coba CFD-CFN Palembang Sukses, Warga Antusias Dorong Geliat UMKM

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif masih lebih baik dibanding banyak negara seperti, Malaysia, Thailand, China, Jepang, Jerman, Inggris dan Singapura.

Ancaman resesi ekonomi global, katanya, tidak kalah menakutkannya dibanding pandemi vicod-19.

“Secara perlahan, manusia bisa saja mati karena tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan. Lantaran semakin banyak jumlah angka kemiskinan akibat pengangguran,” katanya.

Dari pertimbangan analisisnya, kata,Syarwani, tahun 2020 ini pertumbuhan produk domestik bruto berada pada posisi minus 0,4 atau 1%.

Sedangkan potensi pengangguran diprediksi naik sekitar 5,25 juta orang. Kondisi ini akan sangat buruk bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Baca Juga:  Skandal Korupsi Berantai Anggaran Pemilu 2024 di Sumsel, JAKOR Seret KPU-Bawaslu hingga BPBD ke Meja Hukum

Akibat tingginya angka pengangguran, kata Syarwani, potensi kemiskinan naik menjadi 5,71 juta orang. “Kita harus bangkit dari keterpurukan ini,” tegasnya.

Mempertimbangan fakta teramat buruk itu, pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) harus cepat mencari solusi agar 267 juta rakyat Indonesia tidak menjadi korban keganasan pandemi virus corona.

Meski pertubuhan ekonomi Indonesia masih lebih baik dibanding enam negara di Asia itu, namun posisi keterpurukan bisa saja membikin ambruk negeri ini.

“Yang kita pertanyakan, apakah ke depannya Indonesia mampu menyiapkan lapangan kerja bagi jutaan pengangguran yang terus bertambah? Ini yang perlu dicari jalan ke luarnya,” ujar Syarwani.

Laporan Anto Narasoma

Berita Terkait

Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Aktivasi IMEI Ilegal di 12 Ribu Telepon Seluler Asal Luar Negeri Terbongkar! Empat Tersangka Diciduk
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:18 WIB

Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:26 WIB

Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:52 WIB

Aktivasi IMEI Ilegal di 12 Ribu Telepon Seluler Asal Luar Negeri Terbongkar! Empat Tersangka Diciduk

Berita Terbaru

Akademisi Fakultas Hukum Universitas PGRI Palembang, Dr Dadang Apriyanto SH MH

Headlines

Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:18 WIB