banner 2560x598

banner 2560x598

Ibu Jalanan Doakan Munarman

  • Bagikan
SIMPATI dan perhatian terhadap Munarman yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 terkait tuduhan terorisme, tak hanya datang dari Korsa Advokad Sumatera Selatan, tapi dari Ibu Jalanan Kota Palembang.
SIMPATI dan perhatian terhadap Munarman yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 terkait tuduhan terorisme, tak hanya datang dari Korsa Advokad Sumatera Selatan, tapi dari Ibu Jalanan Kota Palembang.
banner 468x60

SIMPATI dan perhatian terhadap Munarman yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 terkait tuduhan terorisme, tak hanya datang dari Korsa Advokad Sumatera Selatan, tapi dari Ibu Jalanan Kota Palembang.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Selain mendoakan Munarman agar dilepaskan dari tahanan karena dugaan terorisme, Ibu Jalanan Kota Palembang menggelar pembacaan surah Yasin.

Direktur Eksekutif Yayasan PUSPA Indonesia, Rina Bakri, mengatakan pembacaan surah Yasin itu merupakan bentuk keprihatinan sesama aktivis yang tertimpa musibah.

“Doa dan pembacaan surah Yasin ini kami tujukan buat Munarman, Habib Rizieq Shihab, aktivis KAMI –Syahganda Nainggolan, Anton Permana, dan Jumhur Hidayat,” ujar Rina Bakrie yang sudah puluhan tahun mendampingi Ibu Jalanan Kota Palembang itu, Minggu (9/3/2021).

Rina Bakrie yang juga terlibat di dalam mendeklarasikan KAMI Sumatera Selatan itu, menjelaskan bahwa tiap tahun, di bulan Ramadhan, komunitas Ibu Jalanan Kota Palembang ini selalu menggelar doa dan membaca surat Yasin.

“Aktivitas religiusitas itu ditujukan bagi Munarman, Habib Rizieq Shihab, serta untuk para aktivis KAMI yang masih berada dalam tahanan,” ujar Rina.

Menurut alumnus IAIN Raden Fatah itu, selain ditujukan ke para tokoh, doa dan pembacaan surah Yasin diberikan ke almarhum Ibu Rita Rosmida binti Bajumi Wahab.

Rita Rosmida merupakan ketua Yayasan IBA. Dalam pembacaan doa dan surah Yasin itu, emosi para ibu terasa begitu dalam dan sedih. Nilai emosi yang mendalam terkait doa dan pembacaan Yasin itu karena dorongan moral antara hubungan baik Rina Bakrie dan Rita Bajumi.

“Kepergian Rita Bajumi dan segala kebijakannya selama ini begitu mengesankan kami. Terkait itulah akhirnya pembacaan Yasin dan doa itu diliputi kesediahan dan sarat emosi,” ujar Rina Bakrie, yang juga istri rektor Universitas IBA Palembang, Dr Tarech Rasyid MSi.

Menurut Rina, pengajian Ibu Jalanan Kota Palembang itu personalnya sengaja dibatasi karena pandemi covid-19. Apalagi suasana Kota Palembang saat ini berada dalam zona merah.

Terkait aktivitas itu, Rina mengatakan hanya memanggil simpul-simpulnya saja. Apalagi kegiatan membaca surah Yasin dan doa bersama itu selalu dilakukan setiap Ramadhan. “Apabila tidak kita batasi, personal yang ikut bisa membludak dan menciptakan kerumunan orang,” katanya.

Rina juga prihatin melihat kondisi ekonomi keluarga Ibu Jalanan di masa pandemi COVID-19. Sebab kondisinya sangat parah. Makanya jika tidak dibatasi keadaannya makin membludak datang ke seekretariat Yayasan PUSPA Indonesia.

“Seperti biasanya, lembaga pemberdayaan perempuan ini selalu menyalurkan zakat atau sedekah dari pengurus dan bantuan para penderma untuk kaum fakir miskin,” ujar Rina Bakrie menutup perbincangan (*)

Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *