banner 120x600
banner 120x600
banner 2560x598

banner 2560x598

Herd Immunity, Sejumlah Pelajar SMP di Palembang Divaksinasi

  • Bagikan
SMP Negeri 17 Palembang yang berlokasi di jalan Padang Selasa menggelar vaksinasi bagi siswa siswinya, Kamis [23/9].
SMP Negeri 17 Palembang yang berlokasi di jalan Padang Selasa menggelar vaksinasi bagi siswa siswinya, Kamis [23/9].
banner 468x60

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Akselerasi untuk memberikan herd immunity tenaga pendidik dan anak didik menjadi prioritas, lantaran pembelajaran tatap muka telah diberlakukan di seluruh penjuru nusantara.

Seperti SMP Negeri 17 Palembang yang berlokasi di jalan Padang Selasa menggelar vaksinasi bagi siswa siswinya, Kamis [23/9].

Vaksinasi diberikan agar kegiatan belajar dan mengajar (KBM) tatap muka terbatas dapat berjalan sesuai instruksi dan arahan pemerintah.

Animo para siswa begitu besar saat pelaksanaan kegiatan, secara mandiri dan tanpa didampingi orang tua mereka mengikuti proses injeksi vaksin COVID-19.

Berbagai ekspresi pun juga terlihat dari raut wajah mereka baik yang santai, hingga mimik rasa takut menutup mata saat injeksi.

Seperti tampak dari Daffa, siswa Kelas VII, walau pun memiliki badan yang kecil dan agak kurus namun ia termasuk anak yang berani.

Daffa mengaku untuk minta disuntik vaksin atas kemauan sendiri dan izin dari orang tua.

“Memang sih secara jujur saya sangat takut dengan jarum suntik. Tapi karena demi kesehatan agar mencegah tidak terkena COVID-19 karena kita kan sudah pembelajaran tatap muka saya harus memberanikan diri dengan jarum suntik,” ucapnya.

Saat namanya dipanggil untuk disuntik, Daffa mengatakan deg degkan juga, tapi saya beranikan diri walaupun sambil tutup wajah. “Alhamdulillah gak sakit, gak takut kok kan cuma disuntik aja sakitnya kayak digigit semut,” ujarnya

Sementara itu, Kepala SMPN 17 Palembang, Tetra mengatakan yang mengikuti vaksinasi ini berusia 12 tahun sebanyak 499 dari total 795 siswa.

“Tapi 107 siswa yang di bawah usia 12 tahun ini tidak mengikuti vaksin dan ada juga siswa yang menunda sebanyak dua orang karena kondisi badannya yang tidak fit,” katanya.

Kata dia, untuk pelaksanaan vaksinasi ini berlangsung selama satu hari. “Hasil evaluasi selama PTM selama tiga minggu alhamdulillah berjalan baik karena kita juga membedakan pintu masuk dan keluar sehingga sangat teratur,” tegas dia

Selain Vaksinasi juga dilakukan di SMPN 17, sekolah lain seperti di SMPN 41 Palembang yang terletak di Kenten Laut perbatasan Palembang-Banyuasin. Sebanyak 800-an siswa mengikuti vaksinasi ini yang telah memenuhi syarat.

“Dari 1000an total siswa , sebanyak 880 siswa yang divaksin ini. Sisanya ada yang telah vaksin mandiri dan juga tidak cukup umur untuk divaksin,” ujar Kepala SMPN 41 Palembang, Primos Sarkol.

Kata dia, vaksinasi ini digelar guna mendukung herd immunity kota Palembang dan juga mendukung pelaksanaan PTM terbatas agar berjalan dengan baik dan aman.

Laporan Hasan Basri

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *