Gayung Bersambut, Pemkot Palembang dan Pemkab Kulon Progo Teken Kerjasama Pengendalaian Inflasi Cabai

- Jurnalis

Kamis, 18 Juli 2024 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang dan Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Kulon Progo melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dan Perjanjian Antar Daerah [KAD] Tim Pengendalian Inflasi Daerah [TPID] Cabai Merah dan Rawit, Kamis 18 Juli 2024, di ruang rapat Sermo Pemkab Kulon Progo.

Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang dan Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Kulon Progo melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dan Perjanjian Antar Daerah [KAD] Tim Pengendalian Inflasi Daerah [TPID] Cabai Merah dan Rawit, Kamis 18 Juli 2024, di ruang rapat Sermo Pemkab Kulon Progo.

WIDEAZONE.com, KULON PROGO | Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang dan Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Kulon Progo melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dan Perjanjian Antar Daerah [KAD] Tim Pengendalian Inflasi Daerah [TPID] Cabai Merah dan Rawit, Kamis 18 Juli 2024, di ruang rapat Sermo Pemkab Kulon Progo.

Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan langsung Penjabat [Pj] Walikota Palembang Dr Ucok Abdulrauf Darmenta dengan Pj Bupati Kulon Progo Ir Srie Nurkyatsiwi MMA.

Pada kesempatan itu, dilakukan penandatanganan kerjasama antara Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang Isnaini Madani dengan Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Kulon Progo Ir Sudarna MMA dalam penangulangan inflasi Cabai.

Pj Walikota Dr Ucok Abdulrauf Darmenta mengatakan, Pemkot Palembang menekan angka inflasi melalui  langkah strategis guna mendukung kestabilan harga dan menurunkan angka inflasi di kota tertua di Indonesia.

“Langkah strategi yang dimaksud yaitu pemantauan harga dan inspeksi secara rutin, gerakan menanam secara massif, dan melakukan kerja sama antar daerah.Salah satunya melakukan kerja sama dengan Kulon Progo sebagai daerah kabupaten penghasil Cabai di Indonesia ini,” katanya.

Baca Juga:  Perang Lawan Banjir Dimulai! Pemkot Palembang Siapkan Reward bagi Perekam Pelanggar

Pasca penandatanganan ini, katanya pihak terkait untuk langsung melakukan tugas pokoknya menindaklanjuti kerjasama yang telah disepakati ini. “Kita kawal dan yang sudah berjalan kita lanjutkan, sehingga dalam kontruksi menjaga kestabilan  inflasi,” jelasnya.

Damenta mengungkapkan kebutuhan Cabai di Kota Palembang sangat segnifikan disusul kebutuhan bawang.

“Kalau Cabai kita butuh 24 ton perhari,ini menyebar ditingkat konsumsi masyarakat usaha makanan [restoran] dan paling mendominasi produksi pembuatan cuko Pempek, yang mengunakan bahan utama Cabai,’ ungkapnya.

Tidak hanya Cabai yang di Kulon Progo, beberapa daerah penghasil cabai di Pulau Sumatera juga dilirik. “Kalau komoditas diderah lain kualitasnya juga bagus, bisa saja kita jajaki kerjasamanya seperti penghasil Cabai Aceh dan Medan,”katanya.

Sementara itu, Pj Bupati Kulon Progo Ir. Srie Nurkyatsiwi MMA. menawarkan komoditas yang lain selain dari Cabai yang telah sah dilakukan kerjasama.

Baca Juga:  Kejari Palembang Terapkan "Plea Bargaining" Terpidana Penggelapan Jalani Kerja Sosial

“Kita banyak komoditas yang lainnya juga untuk disambungkan kerjasama,” katanya.

Memang Cabai Kulon Progo, kata Srie memiliki keunggulan dari Cabai diberbagai daerah lainnya.

“Cabai yang dihasilkan di Kulon Progo ini memiliki kualitas unggul yakni tidak mudah busuk,kualitas dan kuantitasnya juga kontinyu,” kata dia.

Bahkan, untuk memperarat kerja sama yang sudah terjalin ini, Pemkab Kulon Progo juga akan melakukan kunjungan langsung ke Palembang.

Oktober nanti kita juga akan berkunjung ke Palembang langsung dalam agenda Jelejah Nusantara. “Kita akan membawa produk produk komoditas unggulan kita,” katanya.

Usia pembahasan, jajaran Pemkot Palembang juga diberi kesempatan langsung untuk melihat Pusat Gedung Lelang Cabai Tani Sari, Kelompok Tani Tani Sarindi Slliran I Kelurahan Karang Sewu Kwpwnewon Galur Kabupaten Kulon Progo. [AbV/red]

Berita Terkait

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD
Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi
Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang
Membangun Rumah, Menumbuhkan Harapan: Aksi Sosial Pemasyarakatan di Palembang
Wali Kota Ratu Dewa bersama Kajari Palembang Serahkan Gerobak Bakso untuk Eks Napiter
Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:17 WIB

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:09 WIB

Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:15 WIB

Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:26 WIB

Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang

Berita Terbaru