Dansatgas Karhutla Intruksikan Tembak Di Tempat Pelaku Karhutla

- Jurnalis

Selasa, 13 Agustus 2019 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Komandan Satgas Gabungan Darurat Bencana Asap Sumsel Kol Arh Sonny Septiono menjelaskan pihaknya berupaya meningkatkan pengawasan puluhan desa di sembilan kabupaten rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Pada musim kemarau 2019 fokus pencegahan dan penanggulangan karhutla dipetakan rawan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan sehingga dapat mengakibatkan bencana kabut asap serta menimbulkan gangguan ISPA dan aktivitas masyarakat.

“Ya saya bilang kalau ada lihat pembakar lahan langsung tembak di tempat. Tetapi tetap harus sesuai SOP dan lihat kondisi di lapangan,” kata Sonny saat laporan evaluasi untuk pencegahan kebakaran lahan di Posko Satgas Karhutla BPBD Sumatera Selatan. Selasa (13/8/2019).

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Danrem 044/Garuda Dempo, Kolonel Arh Sonny Septiono menyebut akan menindak para pelaku pembakaran lahan. Dia menginstruksikan agar pelaku ditembak di tempat namun harus sesuai prosedur yang berlaku.

Instruksi tersebut, lanjut Sonny, setelah diketahui dari hasil penelitian bahwa 99 persen penyebab kebakaran adalah ulah manusia. Tentu ini akibat kesengajaan para pelaku untuk membakar lahan.

“99 persen kebakaran ulah manusia dan sisanya karena alam. Tapi itukan sangat kecil dan harus ada tindakan tegas agar jadi efek jera,” sambung Sonny yang juga menjabat sebagai Dansatgas Karhutla di Sumsel.

Sementara itu, Kabaharkam Polri, Komjen Condro Kirono, mengatakan, pihaknya juga akan memburu para pelaku pembakaran hutan. Tindakan tegas harus dilakukan supaya ada efek jera ke para pelaku.

Baca Juga:  Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

“Saya sarankan satgas untuk membranding kendaraan Satgas Pemburu Pembakar Hutan dan Lahan serta melakukan operasi tangkap tangan. Buru pembakar lahan supaya ada efek jera dan tidak lagi terulang,” ujar Kabaharkam Polri, Komjen Condro Kirono di lokasi yang sama.

“Bukan hanya satgas, warga juga boleh menangkap pelaku pembakaran lahan. Siapapun yang melihat pembakar lahan bisa langsung tangkap, langsung proses hukum,” terang Condro.

Tidak hanya tindakan tegas, berbagai upaya untuk pemadaman pun disebut terus dilakukan. Saat ini sudah ada 5 heli water bombing disiagakan. (Abror Vandozer)

Berita Terkait

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terbaru