Dalam Kondisi Black Out: Cadangan Udara di KRI Nanggala-402 Bisa Bertahan 72 Jam

- Jurnalis

Sabtu, 24 April 2021 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Istimewa

Gambar Istimewa

KAPAL SELAM KRI Nanggala-402 yang hilang kontak Rabu (21/4/2021), hingga hari ini masih dalam pencaraian.

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — KRI Nanggala-402 hingga saat ini berada dalam kondisi diam. Bahkan dalam kondisi “diam”, keberadaannya harus dilacak menggunakan sonar.

Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Riad, mengatakan bahwa untuk mendeteksi keberadaannya yang sudah diam, dibutuhkan kapal memiliki teknologi sonar.

“Sejumlah kapal berteknologi sonar saat ini sedang dikerahkan untuk mendeteksi keberadaan KRI Nanggala-402,” ujar Riad, saat konferensi pers yang dikutip Kompas TV, Jumat (23/4/2021).

Baca Juga:  Divonis 1 Tahun Penjara, Terdakwa Pulang "Melenggang" Tidak Ditahan

Menurut Riad, ada 21 kapal yang mencoba mendeteksi keberadaan kapal selam buatan Jerman itu.

Selain 21 kapal milik TNI, sudah datang sejumlah kapal dari negara sahabat, antara lain kapal dari Amerika Serikat, Auatralia dan Malayaia.

Kapal selam KRI Nanggala-402 itu hilang dari utara Pulau Bali. Dalam kondisi black out (mesin mati), para pencari berkejar dengan waktu. Sebab dalam kondisi diam, cadangan udara hanya bisa bertahan selama 72 jam.

Baca Juga:  Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418

Saat KRI Nanggala–402 hilang kontak, membawa 53 personal, terdiri dari 49 anak buah kapal (ABK), seorang komandan satuan, dan tiga personal senjata. (*)

Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani
Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat
Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI
Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81
Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81
Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:21 WIB

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Sastra

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:47 WIB

Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.

Advertorial

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:21 WIB