Akibat kecelakaan tunggal tersebut, empat diantaranya tewas dan 9 orang lainnya selamat.
Keempat korban yang tewas itu tercatat sebagai guru Yayasan Ponpes Nurul Yaqin yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Batu. Yaitu Wiwin A Gani (30), Azan Purba (31) beralamat di Desa Tanjung Atap Barat, Rafikoh (36) warga Desa Tanjung Atap dan Deti (25) warga Kelurahan Tanjung batu.
Informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, sebelum terjadinya musibah kecelakaan itu, perahu ketek yang dikemudikan Zainal Abidin (65) warga Tanjung Atap Barat dicarter oleh sekelompok bujang gadis yang berstatus sebagai guru di Ponpes Nurul Yaqin.
Para penumpang ketek bertujuan menyeberang sungai di Desa Tanjung Atap untuk berziarah ke Makam Sayid Umar Bagindo Sari berjarak sekitar 2,5 KM dari desa Tanjung Atap, tepatnya di seberang desa.
Menurut Anton Sekdes Tanjung Atap Barat, semula perahu ketek ini dinaiki lima orang termasuk juru kemudi, ditengah perjalanan masuk lagi 8 orang. Belum lama berselang sekitar 300 meter perjalanan mesin motor ketek mati dan si juru kemudi bermaksud untuk menyalakan mesin motor ketek.
Masih kata Anton, saat itulah perahu ketek oleng dan akhirnya terbalik, sementara rata rata penumpang tidak bisa berenang, sehingga seluruh penumpang ketek tercebur ke sungai.
“Diduga arus sungai cukup deras dan banyak kumpai (rumput) membuat para penumpang kesulitan berenang,” katanya.
Kepala Desa Tanjung Atap Firmansyah ketika dikonfirmasi membenarkan adanya musibah kecelakaan sungai yang mengakibatkan adanya perahu ketek terbalik.
“Para korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tanjung Batu untuk dilakukan visum sebelum dibawa ke rumah duka. Sementara para korban yang selamat masih dirawat di puskesmas karena masih trauma” ujar Kades.
Kades juga mengimbau kepada masyarakat, kalau mau berziarah harus mintak izin dulu dengan Kades atau perangkat desa.
“Kami akan mengecek dulu apakah perahu yang mau dipakai layak atau tidak, untuk keselamatan penumpang,” imbaunya.
Sementara pemantauan di lapangan, musibah kecelakaan yang sangat menghebohkan di lebaran ke 3 Idul Fitri 1441 H mengundang perhatian banyak pihak.
Termasuk Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam yang datang langsung ke rumah duka yang salah satunya bernama Azan purba dengan memberikan bantuan.
Di samping itu, Kasat Reskrim Polres OI AKP Malik Fajrin menjelaskan, pihaknya mendapat informasi adanya perahu terbalik pukul 12.30, dan segera luncur ke TKP.
“Kasat juga membenarkan ada perahu kecil ada mesinnya dinaiki 13 orang termasuk juru kemudinya, empat orang dinyatakan meninggal dan sembilan selamat, mereka ini bertujuan hendak ziarah,” jelasnya.
“Pihaknya melakukan olah TKP untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” urainya.
Sementara itu, Yusron Rifai selaku Dewan Pembina Pondok Pesantren Nurul Yaqin saat dihubungi pihak media lewat ponselnya, mengakui bahwa empat korban yang meninggal tersebut dua orang tenaga pengajar (guru-red) dan dua orang TU.
“Sekolah masih dalam keadaan libur, ini bukan program dari sekolah, murni mereka mau ziarah atas kemauan sendiri,” paparnya.
Laporan Rosita Dewi
Editor Abror Vandozer



![Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika [Kominfo] Kota Palembang, Kemas Haikal saat mendampingi Wali Kota Ratu Dewa.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261024-WA0003-225x129.jpg)

![Regulasi Izin Pertambangan Rakyat [IPR] dan tata kelola distribusi bahan bakar minyak [BBM] menjadi fokus pembahasan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan [Sumbagsel] bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0026-225x129.jpg)
![Massa Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA Sumsel] menggeruduk Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan [Kejati Sumsel], Jumat 23 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0012_copy_1489x694-225x129.jpg)
![Kota Palembang menggandeng Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman [Memorandum of Understanding/MoU] yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, Kamis 22 Oktober 2026, di RS Permata Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261022-WA0007-225x129.jpg)

![Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika [Kominfo] Kota Palembang, Kemas Haikal saat mendampingi Wali Kota Ratu Dewa.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261024-WA0003-129x85.jpg)

![Regulasi Izin Pertambangan Rakyat [IPR] dan tata kelola distribusi bahan bakar minyak [BBM] menjadi fokus pembahasan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan [Sumbagsel] bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0026-129x85.jpg)
![Massa Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA Sumsel] menggeruduk Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan [Kejati Sumsel], Jumat 23 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0012_copy_1489x694-129x85.jpg)
![Kota Palembang menggandeng Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman [Memorandum of Understanding/MoU] yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, Kamis 22 Oktober 2026, di RS Permata Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261022-WA0007-129x85.jpg)


![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

