Bocah Tenggelam Ditemukan di Kedalaman 3-4 Meter

- Jurnalis

Selasa, 15 Desember 2020 - 00:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fikri bin Hasanuddin, bocah yang masih duduk di bangku SD kelas 3 ditemukan warga desa di kedalaman Sungai Semangus 3 hingga 4 meter dalam keadaan tak bernyawa lagi.

Fikri bin Hasanuddin, bocah yang masih duduk di bangku SD kelas 3 ditemukan warga desa di kedalaman Sungai Semangus 3 hingga 4 meter dalam keadaan tak bernyawa lagi.

WIDEAZONE.COM, MURA — Fikri bin Hasanuddin (9), murid kelas 3 SD Semangus Baru diduga terjatuh dan terbawa arus sungai Musim Desa Semangus Lama Kecamatan Muara Lakitan pada Minggu, 13 Desember 2020 telah ditemukan.

Kapolres Musim Rawas AKBP Efrannedy mengatakan, pada Minggu, 13 Desember 2020 sekira jam 15.40 WIB, menurut keterangan saksi, korban Fikri bin Hasanudin pergi ke sungai Musi Semangus Lama, bermain bersama temannya di dekat pinggiran Sungai.

“Kemudian korban hanyut dan tenggelam, melihat ada korban tenggelam Warga Desa Semangus Lama pun langsung menolong dengan cara berenang,1 orang anak selamat, namun 1 orang anak lagi tidak bisa diselamatkan karena terbawa arus,” ungkap Kapolres.

Baca Juga:  Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang

Lanjut, AKBP Efrannedy, korban (Fikri) ditemukan pada Senin, 14 Desember 2020 sekira pukul 15.30 WIB di sungai Semangus Lama dengan jarak kurang lebih 1 kilometer dari tempat tenggelam dengan kedalaman sekitar 3-4 meter.

“Korban ditemukan Amir (38) warga Semangus Lama saat ia (Amir) bersama masyarakat desa melakukan pencarian dengan cara menyisir dan menyelam,” terangnya, Senin (14/12/2020).

Baca Juga:  Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin--Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Saat ditemukan, korban langsung dibawa ke rumahnya di dusun 1, Semangus Lama, Kecamatan Muara Lakitan.

“Dengan ditemukan korban tersebut, unsur Tripika bersama pemerintah Desa Semangus Lama dan Semangus Baru membawanya (Fikri) ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis. Tim medis menerangkan tidak ada kekerasan di tubuh korban dan diduga korban meninggal dunia karena tenggelam,” tutur AKBP Efrannedy.

Laporan Hendriansyah – Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan
Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎
Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
DPW PKB Sumsel Buka Suara Soal Tudingan Penipuan, Siap Lapor Balik Pelapor jika tak Terbukti ‎

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:34 WIB

Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:15 WIB

Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎

Senin, 29 Juni 2026 - 22:58 WIB

Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

Berita Terbaru