Bergerak Tak Perlu Berlebihan, Karena Lansia Butuh Olah Raga Agar Tetap Sehat

- Jurnalis

Senin, 11 Februari 2019 - 01:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr dr Zulkhair Ali SpPD K: Paling Baik, Tegak Berdiri Satu Kaki

WIDEAZONE.COM, PALEMBANGMemasuki usia 50-60 tahunan, banyak masalah yang akan dihadapi seorang manula, terutama dari sisi kesehatan. Karena itu, di usia manula, jika tidak banyak bergerak, tentu akan menurunkan kondisi kesehatan mereka. Bahkan di hari-hari kehidupan, manula tersebut dalam kondisi yang tak berdaya.
Karena itu, untuk menghindari hal sepeti itu, banyak olahraga yang dapat dilakukan para manula untuk meningkatkan kesehatan mereka. Jika sejak usaia muda mereka tidak banyak beraktifitas (olahraga) yang menguatkan fisik dan persendian mereka, di usia 50-60 tahunan mereka akan menikmatinya. Sebab paling sedikit, selam tujuh hari (sepekan), hari Sabtu atau Minggu, kalau bisa manula wajib melakukan gerakan-gerakan yang menyehatkan.

“Tak perlu terlalu berlebihan. Lakukan gerakan yangsesuai dengan kapasitas kemampuan pribadi selama sejam atau sesuai kemampuan. Jika sudah mengelurakan keringat, berarti sudah terjadi pembakaran di dalam fisiknya,” ujar praktisi kesehatan dari RS Mohammad Hoesin Palembang, Dr dr Zulkhair Ali SpPD K kepada Wideazone.com, Minggu, (10/02/2019).

Menurut Zulkhair, gerakan-gerakan teratur dan dilakukan sesuai kemampuan fisik, tentu sangat menguntungkan. Namun untuk melakukan gerakan tersebut, tidak perlu berlebihan. Sepanjang sudah merasakan sehat, gerakan-gerakan itu boleh dihentikan. “Apabila masih terus dilakukan seolah merasa masih muda, keadaannya akan menjadi buruk,” ujarnya.

Zulkhair mengatakan, memasuki usai itu, kondisi tubuh seseorang mengalami banyak penurunan termasuk mengendurnya otot panggul yang menyebabkan kebocoran urin (inkontinensia) sehingga seseorang tidak bisa menahan buang airnya. Akibatnya, seseorang harus sering ke toilet dan buang air. Karena tak dapat menahan lagi, kadang-kadang buang air itu terpaksa dilakukan di tempat.

Inkontinensi, kata Zulkhair umumnya terjadi pada mereka yang berusia lanjut. Namun tidak menutup kemungkinan juga dialami oleh mereka yang berusia lebih muda. Memilih dan menggunakan popok celana dewasa yang tepat akan memberi banyak manfaat. Sebab seseorang tak perlu waswas apabila tidak bisa menahan buang air, sehingga pada akhirnya membatasi aktivitasnya. Berbincang-bincang dan membahas betapa pentingnya memahami kondisi orang tua dan meningkatkan kualitas hidup mereka, kata Zulkhair, harus dicari solusi yang tetap aktif di usia tua mereka.

25 persen orang berusia di atas 50 tahun bisa mengalami inkontinensia. Ini menyebabkan terbatasnya kemampuan mobilitasnya. Pada orang tua, katanya, inkontinensi membuat aktivitas sehari-hari terbatas. Keadaan yang terus berlanjut dapat menyebabkan kurangnya rasa percaya diri dan menurunkan kualitas hidup orang tua sehingga terjadi keterbatasan aktiftas karena seringkali ke luar masuk toilet.

“Bagi manula, rasa bahagia itu dapat dirasakan dari kemandirian seseorang. Saat seseorang tidak bisa berbuat banyak dan menyusahkan orang lain, ada penurunan rasa percaya diri. Akibatnya kehidupan mereka tidak bergairah. Sedangkan pada orang tua, kondisi ini dapat semakin memburuk dan menyebabkan kondisi kesehatan terus merosot. Ini yang patut kita perhatikan,” ujar Zulkhair.

Lanjut usia identik dengan berkurangnya fungsi organ tubuh. Apabila sejak kecil anda senang olahraga maka manfaatnya dapat anda petik ketika memasuki usia lanjut, karena pola hidup anda sejak kecil yang dapat menentukan penurunan fungsi organ berjalan cepat atau lambat.

Pastikan pola hidup yang akan anda jalani memberikan efek kesehatan yang sesuai kondisi tubuh anda. Pola hidup yang aktif bergerak tentu akan membantu anda memperlambat penurunan fungsi organ.

“Jadi, jangan khawatir merasa terlambat mengatur pola hidup sehat. Kita dapat memulainya kapan saja. Sepanjang ada kemauan, kita bisa melakukan itu. Namun saya harapkan, sebelum melakukan gerakan olahraga, sebaiknya minta advis dan konsultasi dengan dokter,” ujar Zulkhair.

Zulkhair menjelaskan, pola hidup yang akan anda jalani dapat memberikan efek kesehatan yang sesuai kondisi tubuh anda. Pola hidup yang aktif bergerak tentu akan membantu anda memperlambat penurunan fungsi organ.

Senam yang dianjurkan untuk lanjut usia adalah jenis senam yang dapat melatih kekuatan jantung dengan gerakan sedikit lambat. Apabila anda melatih kelas senam untuk lansia, pilihlah musik yang menenangkan dan tidak membosankan.

Meski demikian, melakukan gerakan aktif tidak harus melakukan olahraga yang mengeluarkan banyak keringat dan menguras tenaga. Apabila anda memiliki hobi beternak atau berkebun dapat anda jadikan kegiatan kreatif, produktif dan memiliki manfaat sama seperti ketika anda melakukan olahraga. “Ini Sangat baik,” katanya.

Saat mengalami penurunan fungsi ketika memasuki lanjut usia adalah fungsi keseimbangan atau daya motorik. Latihan keseimbangan harus dilakukan secara rutin meskipun dalam durasi yang sebentar. Contoh olahraga untuk melatih keseimbangan lansia adalah berdiri dengan satu kaki secara bergantian. Selain itu anda juga dapat melatih keseimbangan dengan gerakan jinjit tapak. Carannya berdiri secara tegak, lakukan gerakan jinjit dan tahan beberapa saat. Setelah itu turunkan sehingga anda dalam sikap berdiri tegak. Ulang gerakan tersebut hingga 2 kali 10 gerakan. Apabila anda merasa lelah selingi gerakan olahraga anda dengan istirahat. (anto)

Berita Terkait

Jamaah Al Halim Doakan H Alim dan Keluarga Diberi Ketabahan: Ada Hikmah Besar
Anniversary 3 Tahun Hedon Executive Club, Berikan Sensasi Bajak Laut bagi Pengunjung
Uchin: Musik Adalah Bahasa Universal
Langkah Kongkret Ketua Terpilih KKPP Palembang
SATUPENA Umumkan Nama-nama Penerima Penghargaan Penulis 2024: Lifetime Achievement Award hingga Dermakata Award
Fariz RM Berbagi Pengetahuan Aransemen Musik dengan Pelajar SMA-SMK se-Sumsel
Festival Jazz Suara Musi 2024 Guncang Palembang
SBS-Adinata Project Gelar Musik dan Lagu Nostalgia

Berita Terkait

Selasa, 11 Maret 2025 - 16:21 WIB

Jamaah Al Halim Doakan H Alim dan Keluarga Diberi Ketabahan: Ada Hikmah Besar

Senin, 17 Februari 2025 - 18:29 WIB

Anniversary 3 Tahun Hedon Executive Club, Berikan Sensasi Bajak Laut bagi Pengunjung

Jumat, 10 Januari 2025 - 13:50 WIB

Uchin: Musik Adalah Bahasa Universal

Kamis, 26 Desember 2024 - 10:45 WIB

Langkah Kongkret Ketua Terpilih KKPP Palembang

Minggu, 8 Desember 2024 - 09:44 WIB

SATUPENA Umumkan Nama-nama Penerima Penghargaan Penulis 2024: Lifetime Achievement Award hingga Dermakata Award

Berita Terbaru