WIDEAZONE.com, ACEH | Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai [Kanwil DJBC] Aceh merilis capaian penindakan dengan dua kasus kentara dan pemusnahan barang hasil penindakan [BHP] sepanjang 2025.
Atas capaian tersebut, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI [Purn] Djaka Budhi Utama memberikan apresiasi kepada seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah [Forkopimda] Aceh, instansi penegak hukum dalam sinergi dan kolaborasi yang kuat dalam menjaga wilayah Aceh dari penyelundupan dan peredaran barang ilegal.
Dirjen Bea Cukai menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menegakkan hukum di bidang kepabeanan dan cukai. “Dengan dukungan seluruh aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ungkapnya dalam gelaran Kinferensi Pers, dengan dihadiri perwakilan dari TNI, Polri, Kejaksaan, BNN, Binda, dan Satpol PP WH Aceh, sebagai wujud komitmen bersama dalam melindungi masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Bea Cukai, kata Dirjen Djaka, terus berkomitmen menjaga kedaulatan ekonomi dan melindungi industri dalam negeri dari praktik ilegal.
Pada kesempatan itu, ditampilkan dua kasus menonjol hasil penindakan, pertama, sepeda motor sebanyak 8 unit, sparepart sepeda motor sebanyak 20 koli, dan 1 unit truk merupakan hasil penindakan Bea Cukai Langsa pada 13 September 2025 di Aceh Tamiang.
Barang-barang tersebut diduga berasal dari hasil tindak pidana penyelundupan impor. Saat ini, tindak lanjut atas penindakan tersebut masih dalam proses penelitian, dan barang-barang hasil penindakan telah ditetapkan statusnya menjadi Barang Dikuasai Negara [BDN].
Kedua, rokok ilegal sebanyak 3,87 juta batang merupakan hasil penindakan Bea Cukai Lhokseumawe pada 10 Oktober 2025 di Kabupaten Aceh Utara, dengan modus pengangkutan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau [BKC HT], tidak dilekati pita cukai.
Saat ini, perkara tersebut dilakukan penyelesaian dengan penyidikan, dan telah ditetapkan tiga orang tersangka.
Dirjen Djaka menegaskan bahwa penindakan-penindakan tersebut merupakan bukti nyata keseriusan Bea Cukai dalam menindak pelanggaran sekaligus melindungi masyarakat dan industri dalam negeri.
“Kami tidak hanya menindak, tetapi juga memastikan barang-barang ilegal ini tidak lagi beredar dan tidak merugikan negara. Inilah bentuk tanggung jawab Bea Cukai kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara, Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto, menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan Forkopimda dan aparat penegak hukum.
“Sinergi ini adalah kunci. Setiap operasi yang kami lakukan selalu melibatkan koordinasi lintas instansi agar penegakan hukum berjalan efektif dan akuntabel,” ungkapnya.
Dengan meningkatnya hasil penindakan dan transparansi dalam pengelolaan barang bukti, Bea Cukai Aceh menegaskan komitmennya untuk terus menjadi instansi yang terpercaya, transparan, dan terkini dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berintegritas di Aceh. [Abror Vandozer/red]


![Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai [Kanwil DJBC] Aceh merilis capaian penindakan dengan dua kasus kentara dan pemusnahan barang hasil penindakan [BHP] sepanjang 2025.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251023-WA0006_copy_1464x827-800x452.jpg)

![Momentum akuntabilitas keuangan daerah kembali ditandai dengan penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah [LKPD] tahun 2025 oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, Selasa 31 Maret 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260331-WA0033_copy_800x524-225x129.jpg)
![Wali Kota Ratu Dewa memimpin rapat lanjutan persiapan kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman [PKP] RI ke Kota Palembang, digelar di Kantor Bappeda Litbang, Selasa 31 Maret 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260331-WA0031_copy_640x397-225x129.jpg)

![Gubernur Herman Deru menawarkan bantuan modal usaha kepada warga negara Indonesia [WNI] asal Sumatera Selatan yang baru dipulangkan dari Kamboja.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260331-WA0000_copy_1280x762-225x129.jpg)


![Momentum akuntabilitas keuangan daerah kembali ditandai dengan penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah [LKPD] tahun 2025 oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, Selasa 31 Maret 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260331-WA0033_copy_800x524-129x85.jpg)
![Wali Kota Ratu Dewa memimpin rapat lanjutan persiapan kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman [PKP] RI ke Kota Palembang, digelar di Kantor Bappeda Litbang, Selasa 31 Maret 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260331-WA0031_copy_640x397-129x85.jpg)

![Gubernur Herman Deru menawarkan bantuan modal usaha kepada warga negara Indonesia [WNI] asal Sumatera Selatan yang baru dipulangkan dari Kamboja.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260331-WA0000_copy_1280x762-129x85.jpg)



![Gubernur Herman Deru menawarkan bantuan modal usaha kepada warga negara Indonesia [WNI] asal Sumatera Selatan yang baru dipulangkan dari Kamboja.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260331-WA0000_copy_1280x762-360x200.jpg)
![Staf Ahli TP-PKK Provinsi Sumatera Selatan, Lidyawati Cik Ujang, mematangkan persiapan pelaksanaan peringatan Hari Kesatuan Gerak [HKGp ke-54, Rapat Konsultasi [Rakon] TP-PKK Sumsel, hingga Rapat Kerja Daerah Dewan Kerajinan Nasional Daerah [Rakerda Dekranasda] Sumsel 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260326-WA0027_copy_2055x1179-360x200.jpg)
