Bawaslu Sumsel Bantah Pernyataan “Sembako di NasDem Bukan Pelanggaran” Berita Menyimpulkan Sendiri

- Jurnalis

Senin, 25 November 2024 - 00:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kordib PP-Datin Bawaslu Sumsel, Ahmad Naafi SH MKn dan suasana penggerebakan gudang Sembako diduga milik paslon HDCU.

Kordib PP-Datin Bawaslu Sumsel, Ahmad Naafi SH MKn dan suasana penggerebakan gudang Sembako diduga milik paslon HDCU.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Badan Pengawas Pemilu Provinsi Sumatera Selatan [Bawaslu Sumsel] membantah sebaran berita berjudul “Bawaslu Nyatakan Sembako di NasDem Bukan Pelanggaran”.

“Berita tersebut menyimpulkan sendiri dalam arti dirinya sebagai anggota Bawaslu Sumsel tidak pernah memberi statement [pernyataan] seperti itu,” tegas Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Datin [Kordiv PP-Datin] Bawaslu Sumsel, Ahmad Naafi SH MKn dalam keterangan pers melalui media platform digital pada Minggu 24 November 2024.

Ahmad Naafi menjelaskan saat ini pihakya masih mengumpulkan bukti dan saksi, lalu akan diplenokan paling lambat 7 hari setelah penelusuran, baru bisa disimpulkan apakah pelanggaran atau tidak?

Bawaslu Sumsel Tidak “Masuk Angin”

Sementara, Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawasl Sumsel, Dra Massuryati menegaskan Bawslu Sumsel tidak ada yang ‘masuk angin’. Terlepas adanya pelanggaran atau tidak! Di bawah sadar kita, kita kan manusia pastinya setiap pemberian itu tentunya ada latar belakang?

Dengan kejadian ini, ujar Massuryati pihaknya akan memperketat. Dari semalam Bawaslu Sumsel telah menginstruksikan pada jajaran Bawaslu se-Sumatera Selatan [14 Kabupaten/Kota] untuk melakukan pengawasan Patroli di seluruh wilayah kerja mereka masing-masing sesuai tingkatannya untuk memcegah jangan sampai terjadi money politic [politik uang], pembagian sembako, yang sifatnya tedapat tulisan dukungan segaala macamnya dihalangi agar tidak tersebar.

Baca Juga:  Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi "All-in" Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

“Dari awal, kita sudah melakukan imbauan, baik secara lisan maupun tulisan dan untuk jajaran di bawah juga melalui grup di platform media sosial [WhatsApp] untuk melakukan patroli dan itu sudah ditindaklanjuti dari semalam oleh jajaran,” ungkapnya.

“Sebab patroli itu sudah menjafi keawajiban pihaknya termasuk dari pusat [Bawaslu RI] sesuai dengan surat edaran [SE] 114 dan itu tertuang di dalamnya,” urai dia.

Ditambahkannya, Bila nanti adanya kampanye di balik balutan tersebut, maka pihak Bawaslu akan melaukan tindakan tegas untuk memprosesnya!

Sebelumnya, Ahmad Naafi sebagai anggota Bawaslu Sumsel Sumsel setelah mendapatkan informasi daei media dan masyarakat terkait adanya aktivtas di gudang sembako yang diduga milik cagub Herman Deru, bersama tim langsung menelusuri informasi tersebut dan pada Kamis 21 November 2024 setelah menemukan lokasinya di kantor Nasdem Sumsel, tim langsung bergerak.

Baca Juga:  Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

“Kita Bawaslu Sumsel bersama dengan Bawaslu kota Palembang langsung mendatangi lokasi di kantor Nasdem Sumsel. Didapati ada aktivitas pengemasan beberapa bahan pokok seperti gula, beras dan minyak goreng,” sebutnya.

“Bawaslu telah mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan fungsionaris Nasdem Provinsi dan didapatkan keterangan giat tersebut dalam rangka memeriahkan HUT Nasdem yang diadakan setiap tahun,” ungkapnya Sabtu 22 November 2024

Naafi juga mengatakan Bawaslu Sumsel saat ini masih menelusuri dan ada waktu sampai tujuh hari pasca penelusuran, nanti baru akan diputuskan temuan ini diregistrasi atau tidak hasil temuannya!

“Sekarang tahap kajian dan melengkapi bukti-bukti apapun alasannya,” tegasnya.

Sebelumnya juga kita sudah sampaikan dan laksanakan pencegahan dugaan pemberian materi lainnya kepada pemilih, dengan mempengaruhi untuk memilih pasangan tertentu dalam Pilkada dapat dipidana baik pemberi maupun penerima.

“Bawaslu Sumsel akan terus melakukan pengawasan terhadap gudang sembako tersebut. Terus kita awasi bersama jajaran di Bawaslu Kota, Panwascam hingga Panwas Desa dan Kelurahan,” tukasnya. [Abror Vandozer]

Berita Terkait

Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama
Ratu Dewa: Pemuda Palembang Harus Berinovasi, Jangan Sekadar Jadi Penonton
Dari Puluhan PTS di Palembang Hanya IGM Dinilai Bapenda Abai Kewajiban Pajak Sejak 2019
Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot
Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar
Plang PBB Bapenda Terpasang di Dua Objek IGM, Marzuki Alie Minta DPRD Bersikap Tegas
BREAKING NEWS: Bapenda Palembang Pasang Plang Penunggak Pajak di Dua Objek STIMIK IGM
Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Ratu Dewa: Pemuda Palembang Harus Berinovasi, Jangan Sekadar Jadi Penonton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Dari Puluhan PTS di Palembang Hanya IGM Dinilai Bapenda Abai Kewajiban Pajak Sejak 2019

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar

Berita Terbaru