WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Bahasa Indonesia tidak menciptakan puisi, cerita pendek, novel atau sejenisnya. Sebab puisi itu produk Italia, cerita pendek dari Amerika Serikat dan novel dari Jerman.
Dalam penuturannya saat menjadi narasumber dalam perlatihan workshop kesenian yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel di Taman Budaya Sriwijaya, sastrawan Anwar Putra Bayu, mengatakan jika ada nilai estetika itulah nilai apresiasi yang tinggi.
“Hanya bahasa Melayu yang membangun struktur pantun sebagai kearifan lokal yang perlu kita jaga sebaiknya,” ujar Anwar Putra Bayu, Jumat (19/7/2019).
Dalam bahasa Melayu, kata Bayu, terdapat syair (Abdul Mukuk) yang diapresiasi melalui sastra panggung Dulmuluk, tiap kalimat dalam syair diucapkan ke dalam aksi peran. “Padahal itu awalnya syair. Kemudian diperagakan sebagai tontonan rakyat,” ujarnya.
Karena itu Bayu mengimbau peserta yang terdiri dari guru dan murid sekolah SMP dan SMA untuk menjaga dan mengembangkan apresiasi syair dan pantun yang sudah lebih dahulu dikenal masyarakat Indonesia.
Bayu juga mengajak peserta untuk berpantun di panggung. Namun hanya ada berapa orang saja yang bersedia ke stage Taman Budaya Sriwijaya.

Terkait pelatihan seni sastra tutur tersebut, guru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Palembang, Hj Maryati Amira MPd, menyatakan bangga adanya pelatihan seperti ini.
“Apa yang kami peroleh dalam pelatihan ini, Insya Allah akan saya kembangkan di sekolah kami,” kata Maryati ke pada Wideazone.com, Jumat (19/7/2019).
Selama ini, katanya, di sekolah lebih banyak mempelajari puisi dan fiksi, terutama novel dan cerita pendek. Karena itu Maryati berjanji untuk mengapresiasikan semua yang didapat ke pada siswa SMPN 30 Palembang.
Sementara itu ketika ikhwal pelatihan itu dikonfirmasi ke Kepala Taman Budaya Sriwijaya, Tontowi Dai Permana, mengatakan pelatihan dialokasikan bagi dumia pendidikan di Sumatera Selatan, terutama Kota Palembang.
“Workshop Kesenian yang kita gelar ini kita tujukan bagi dunia pendidikan. Karena itu sejumlah siswa dan guru begitu antusias mengikuti sejak awal dilaksanakan,” ujar Tontowi yang dikesastraan dikenal sebagai penyair Toton Dai Permana.
Gelaran workshop kesenian diharapkan dapat melahirkan sejumlah sastrasan muda dari dunia pendidikan di Sumsel.
Toton berharap, dengan adanya workshop yang digelar selama sepuluh hari hari dari 15-25 Juli 2019 itu dapat melahirkan sastrawan-sastrawan yang mampu berbicara di tingkat nasional dan regional. (anto narasoma)



![Lahan Cetak Sawah Rakyat [CSR] di Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU] Timur, Sumatera Selatan, menunjukkan potensi menjanjikan. Hasil ubinan di Desa Campang Tiga Ulu, Kecamatan Cempaka, mencapai setara 7,76 ton gabah kering panen [GKP] per hektare,](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261028-WA0017-225x129.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-225x129.jpg)


![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-225x129.jpg)
![Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Nurcahyo JM SH MH turun langsung mengevaluasi kinerja jajaran Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Timur [OKU Timur], Selasa 27 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0042-225x129.jpg)
![Lahan Cetak Sawah Rakyat [CSR] di Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU] Timur, Sumatera Selatan, menunjukkan potensi menjanjikan. Hasil ubinan di Desa Campang Tiga Ulu, Kecamatan Cempaka, mencapai setara 7,76 ton gabah kering panen [GKP] per hektare,](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261028-WA0017-129x85.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-129x85.jpg)


![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-129x85.jpg)


![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

