PERDAGANGAN anak oleh orangtuanya sendiri kepada pasangan suami-istri MI dan MA, dikutuk pengamat sosial politik dan kemasyarakatan, Dr Tarech Rasyid MSi.
WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Tak masuk akal apabila seorang ibu kandung tega menjual bayinya gara-gara himpitan ekonomi.
Menurut Tarech, apabila ada orangtua yang tega menjualbelikan bayinya dan berdalih karena himpitan ekonomi, ini merupakan sikap yang jauh dari moralitas seorang ibu.
“Meski faktor ekonomi merupakan landasan utama di dalam rumah tangga kita, namun keberadaan seorang anak merupakan landasan dasar bagi kebahagiaan kita,” ujar Tarech, saat dikonfirmasi media ini, Senin [1/11/2021].
Menurut rektor Universitas IBA Palembang tersebut, secara psikologis, anak merupakan penguat jiwa dalam kehidupan ini.
Sebab, katanya, limpahan harta benda dalam satu rumah tangga tak akan ada artinya jika tak dianugerahi seorang anak pun.
Maka itu, kata Tarech, ibu yang tega menjual anaknya seharga Rp7 juta, sangat merendahkan nilai kemanusiaan seseorang.
“Saya akan mendukung polisi untuk menjatuhkan hukuman berat terhadap orangtua seperti itu,” tegasnya.
Tarech mengatakan, tak sedikit orang yang menikah tujuannya untuk mendapatkan anak. Bahkan hingga puluhan tahun mereka menantikan anak, meski mereka kaya raya, keadaannya kurang bahagia.
Sementara itu, dosen Universitas Islam Negeri [UIN] Raden Fatah Palembang Dr Ahmad Syarifuddin, mengatakan bahwa sikap orangtua seperti itu telah melecehkan dirinya sendiri.
Menurut Syarifuddin, Islam sangat menghargai kedudukan anak. “Ada enam kedudukan anak menurut kaidah Islam,” katanya. Apa itu?
Ada enam kedudukan anak di dalam Islam, katanya. Anak dianugerahkan Allah SWT ke pundak orangtuanya memiliki nilai paling tinggi dalam etika kemanusiaan.
“Pentingnya kedudukan anak menurut Islam agar si orangtua tidak menyia-nyiakan posisi anaknya,” kata Syarifuddin.
Karena Allah sangat apresiatif menganugerahkan anak ke pada orangtunya. Menurut Syarifuddin, amanah pertama adalah, anak dianugerahkan ke orangtuanya untuk dibina agar bisa tumbuh menjadi anak yang berbakti dan menjadi hamba Allah sesuai yang diharapkan.
“Ini satu di antara enam kedudukan anak yang dianugerahkan,” ujar Syarifuddin.
Sementara sebelumnya, Kepolisian Resor Kota Besar [Polrestabes] Palembang berhasil mengungkap kasus penjualan anak yang diduga dilakukan orangtuanya sendiri, berinisial ANT.

Menurut Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH, anggota Satreskrim Polrestabes Palembang mengungkap kasus itu, yang dilakukan ibunya sendiri.
“ANT adalah orangtua bayi itu. Ia menjual bayinya ke pasutri Maliki dan Mardiana yang belum mempunyai anak. Bayi itu baru berusia satu bulan,” ujar Kapolda didampingi Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra, Jumat [29/10/2021].
Dalam pemeriksaan terhadap ANT terkuak bahwa bayi berusia sebulan itu dijual seharga Rp7 juta.
Sedangkan tim Beguyur Bae Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang, berhasil menjemput Maliki dan Mardiana sebagai pembeli bayi berinisial S.
Pasangan suami-istri tersebut dijemput polisi di Ranau, Kabupaten OKU Selatan, pada Kamis (18/10/2021), sekitar pukul 16.30 WIB.
Dalam kaitan itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra, mengatakan perdagangan anak itu motifnya berlatar belakang faktor ekonomi.
“Dugaan sementara itu kita peroleh setelah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pasangan suami-istri itu, ANT dan Bob,” ujar Irvan menutup perbincangan. (*)
Laporan Abror Vandozer | Editor Anto Narasoma



![Melalui Polrestabes Palembang, empat atlet disabilitas berprestasi menerima Surat Izin Mengemudi [SIM] tipe D secara gratis dalam kegiatan yang berlangsung di Satpas Satlantas Polrestabes Palembang, Jakabaring, Kamis 16 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260419-WA0019_copy_1760x945-225x129.jpg)



![SPBU 24.301.192 berlokasi di depan Hubdam mengarah ke Bukit Palembang. [Foto: WIDEAZONE.com-AbV]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260418_165039_copy_1024x602-225x129.jpg)
![Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Gubernur Sumsel Herman Deru, secara resmi meluncurkan [launching] program Car Free Night [CFN] Atmo, Sabtu 18 April 2026, malam.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260419-WA0000_copy_1280x750-225x129.jpg)
![Melalui Polrestabes Palembang, empat atlet disabilitas berprestasi menerima Surat Izin Mengemudi [SIM] tipe D secara gratis dalam kegiatan yang berlangsung di Satpas Satlantas Polrestabes Palembang, Jakabaring, Kamis 16 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260419-WA0019_copy_1760x945-129x85.jpg)



![SPBU 24.301.192 berlokasi di depan Hubdam mengarah ke Bukit Palembang. [Foto: WIDEAZONE.com-AbV]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260418_165039_copy_1024x602-129x85.jpg)




![Polda Sumatera Selatan [Polda Sumsel] melalui Biro SDM menunjukkan peran strategisnya dalam reformasi birokrasi daerah dengan memfasilitasi pelaksanaan Assessment Center untuk seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi [JPT] Pratama Pemerintah Kota Prabumulih.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260415-WA0033_copy_623x331-360x200.jpg)
