WIDEAZONE.com | Jutaan jam tangan mewah Audemars Piguet buatan Swiss disita pejabat Rusia.
Jam tangan tersebut disita dari toko oleh agen keamanan pada Selasa, karena diduga melanggar aturan bea cukai, seperti dilaporkan media Swiss.
Dikutip dari laman Merdeka, Selasa [29/3/2022], penyitaan yang dilakukan berselang setelah Swiss meninggalkan sikap netralitas mereka dan bergabung dengan negara-negara Barat menjatuhkan sanksi terhadap Rusia setelah invasinya ke Ukraina.
Belum ada konfirmasi dari Swiss terkait laporan ini, seperti yang dilaporkan BBC, Selasa [29/3].
Namun, pemerintah sebelumnya mengatakan larangan ekspor barang mewah Swiss telah menyebabkan “ketidakpastian” bagi beberapa bisnis.
Harga jam tangan Audemars Piguet bisa mencapai lebih dari USD 921.000 atau Rp13,2 miliar. Perusahaan ini tidak menanggapi permintaan komentar dari BBC.
Menurut laporan harian NZZ am Sontag, jam tangan tersebut disita dari anak perusahaan Audemars Piguet di Moskow oleh agen yang bekerja untuk badan keamanan FSB Rusia.
Agen tersebut membenarkan tindakannya dengan mengklaim jam-jam tersebut melanggar aturan bea cukai ketika diimpor ke Rusia.
Setelah invasi ke Ukraina, Audemars Pigeut menghentikan operasionalnya di Rusia, dan situs webnya menyebutkan kedua butiknya di Moskow “ditutup sementara”.
Menurut pejabat perindustrian, Swiss mengekspor jam tangan senilai 260 juta franc Swiss atau sekitar Rp 4 triliun ke Rusia tahun lalu.
Pejabat Rusia dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan keinginannya menyita properti perusahaan asing untuk mengurangi kesepakatan bisnis mereka di Rusia.
Awal bulan ini, mantan presiden Rusia, Dmitry Medvedev mengatakan UU baru akan mengizinkan Rusia menasionalisasi aset-aset perusahaan asing yang menarik diri dari negara itu. [wi/mdk]



![Lahan Cetak Sawah Rakyat [CSR] di Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU] Timur, Sumatera Selatan, menunjukkan potensi menjanjikan. Hasil ubinan di Desa Campang Tiga Ulu, Kecamatan Cempaka, mencapai setara 7,76 ton gabah kering panen [GKP] per hektare,](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261028-WA0017-225x129.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-225x129.jpg)


![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-225x129.jpg)
![Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Nurcahyo JM SH MH turun langsung mengevaluasi kinerja jajaran Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Timur [OKU Timur], Selasa 27 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0042-225x129.jpg)
![Lahan Cetak Sawah Rakyat [CSR] di Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU] Timur, Sumatera Selatan, menunjukkan potensi menjanjikan. Hasil ubinan di Desa Campang Tiga Ulu, Kecamatan Cempaka, mencapai setara 7,76 ton gabah kering panen [GKP] per hektare,](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261028-WA0017-129x85.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-129x85.jpg)


![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-129x85.jpg)


![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

