HDMY Wujudkan Sumsel Bebas Jalan Berlubang Tahun 2022

- Jurnalis

Selasa, 7 Desember 2021 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Sumsel Bebas Lubang Tahun 2022 yang secara resmi program tersebut dilaunching oleh Wakil Gubernur Mawardi Yahya bertempat di Jl Kolonel Sulaiman Amin Palembang, Selasa, [7/12] pagi.

Program Sumsel Bebas Lubang Tahun 2022 yang secara resmi program tersebut dilaunching oleh Wakil Gubernur Mawardi Yahya bertempat di Jl Kolonel Sulaiman Amin Palembang, Selasa, [7/12] pagi.

Wagub Mawardi Yahya Launching Program Bebas Jalan Berlubang

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam penyediaan infrastruktur yang baik dan merata yang bermuara pada konektivitas antar wilayah sudah menjadi komitmen Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur H Mawardi Yahya [HDMY].

Wujud dari komitmen tersebut Pemprov Sumsel melalui Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang menggandeng PT WIKA Bitumen siap siaga melakukan perbaikan jalan yang rusak ringan melalui Program Sumsel Bebas Lubang Tahun 2022 yang secara resmi program tersebut dilaunching oleh Wakil Gubernur Mawardi Yahya bertempat di Jl Kolonel Sulaiman Amin Palembang, Selasa, [7/12] pagi.

Menurut Wagub Mawardi Yahya, Pemprov Sumsel akan terus melakukan upaya penanganan terhadap sejumlah ruas jalan yang mengalami rusak ringan sehingga tidak menjadi rusak parah.

“Perbaikan ini kita khususkan untuk jalan-jalan yang mengalami rusak ringan dan kita tutupi dengan aspal goreng dan Cold Paving Mix Asbuton [CPHMA],” jelas Wagub

Wagub juga berharap, dengan diperbaikinya jalan-jalan yang rusak ringan tersebut Pemerintah Kota dan Kabupaten menjadikannya sebagai acuan sehingga dapat di realisasikan hingga ke daerah-daerah.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Tak hanya itu, dirinya juga meminta Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Prov Sumsel untuk mensosialisasikan kepada Dinas PU dan Tata Ruang yang ada di Kabupaten/kota untuk menggunakan Aspal Goreng dan CPHMA dalam kegiatan perbaikan jalan di daerah.

“Perbaikan jalan yang mengalami rusak ringan yang kita lakukan hari ini akan menjadi acuan bagi Kabupaten/kota. Dinas PU Provinsi saya mintakan untuk mensosialisasikan Apal Goreng dan CPHMA ini agar mereka juga menggunakannya,” imbuhnya

Menurut Wagub, penggunaan Apal Goreng dan CPHMA untuk menampal jalan yang berlubang lebih gampang digunakan.

“Keistimewaan dari Aspal Goreng ini juga kita bisa langsung menggunakannya tanpa dipanaskan lagi, karena setelah kita beli langsung bisa digunakan tentu ini mempermudah dan mempercepat pengerjaan di lapangan,” katanya.

Diujung sambutannya, Wagub mengapresiasi Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Prov Sumsel bersama PT WIKA yang sigap membentuk satgas tindak cepat penanganan jalan dengan menggunakan Aspal Goreng CPHMA.

Baca Juga:  Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

“Saya berharap metode yang kita gunakan ini dapat menuntaskan permasalahan jalan berlubang. Dan saya beri apresiasi kepada PU karena telah mengambil langkah sigap,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU BM dan Tata Ruang Prov Sumsel, Dharma Budi mengatakan, sesuai dengan arahan Gubernur Herman Deru, PU BM tidak memandang hak dan kewenangan dalam memperbaiki jalan.

“Beliau juga berpesan agar tidak ada pembagian kewenangan di lapangan apalagi dalam perbaikan jalan jadi kami sepakat untuk mengerjakannya walaupun wilayah ini wewenang Pemerintah Kota Palembang,” tegasnya.

Dilain pihak Direktur PT. Wihaya Karya (WIKA) Bitumen, Bambang Dwi Wujayanto mengungkapkan ke rasa senangnya dapat bekerja sama dan bersinergi dalam membangun infrastruktur di Sumsel.

“Alhamdulillah pihak kami bisa bersinergi dalam membangun infrastruktur di Sumsel, dan kami berharap ini bisa berjalan dengan berkesinambungan,” ungkapnya.

Turut hadir dalam launching Program Sumsel Bebas Lubang Tahun 2022 kali ini para Kepala Organisasi Perangkat Daerah dilingkungan Prov. Sumsel.

Berita Terkait

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB