Stimulus APBN Dorong Pemulihan dan Pertumbuhan Ekonomi

- Jurnalis

Jumat, 27 Agustus 2021 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan menyampaikan dalam Konferensi Pers virtual APBN KITA edisi Agustus 2021 Indonesia

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan menyampaikan dalam Konferensi Pers virtual APBN KITA edisi Agustus 2021 Indonesia

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Varian Delta masih menjadi tantangan besar pada perkembangan pandemi global. Hingga 23 Agustus 2021, total kasus COVID-19 global mencapai 213,3 juta kasus, sementara total kematian mencapai 4,4 juta kematian.

Sebelum varian Delta menyebar, tren kasus COVID-19 di Indonesia relatif rendah dibandingkan negara dengan populasi besar lain. Memasuki bulan Agustus 2021, kasus harian dan tingkat kematian Indonesia sudah mengalami penurunan seiring pelaksanaan PPKM, khususnya di Jawa-Bali. 

Namun demikian, kewaspadaan harus terus dijaga dan pengendalian pandemi akan terus ditingkatkan, termasuk pelaksanaan disiplin protokol kesehatan 3T (Testing, Tracing and Treatment) dan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga Jarak, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas) serta mempercepat vaksinasi untuk mencapai target 208 juta penduduk di akhir tahun 2021.

Pemulihan perekonomian global terus berlanjut seiring optimisme yang masih tinggi, ditunjukkan oleh rebound pertumbuhan ekonomi pada Kuartal II-2021 di berbagai negara G-20 dan ASEAN. Selain itu, PMI Manufaktur global yang tumbuh solid 55,4 didukung kuatnya kinerja AS dan Eropa, peningkatan aktivitas perdagangan seiring perluasan reopening khususnya di negara maju, serta peningkatan harga komoditas, termasuk komoditas unggulan Indonesia seperti batu bara, nikel, dan CPO juga memperkuat pemulihan ekonomi global. 

Baca Juga:  WIKA Lakukan Perombakan, Prof Harris Arthur Hedar Kembali Masuk Jajaran Komisaris

Meski demikian, beberapa faktor risiko tetap perlu diwaspadai antara lain: kenaikan inflasi global, potensi tapering, vaksinasi dan pemulihan yang belum merata, serta berkembangnya varian baru. Pertumbuhan ekonomi domestik hingga Kuartal II-2021 menunjukkan sinyal positif. Kontraksi ekonomi yang terjadi di Indonesia pada tahun 2020 tidak sedalam yang dialami negara lain. 

Di samping itu, rebound di kuartal II-2021 berhasil membawa PDB riil Indonesia kembali ke level prepandemi, sementara PDB riil negara lain khususnya di ASEAN, masih di bawah level pre-pandemi. Pemerintah berkomitmen untuk melanjutkan langkah antisipatif dan responsif terhadap dinamika yang ada. 

Baca Juga:  Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah, Nasabah Manggar Dapat Mobil

Peran stimulus fiskal dan APBN terus ditingkatkan sebagai upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi sejalan dengan peran aktif masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan dan keikutsertaan program vaksinasi untuk mencapai target herd immunity di akhir tahun 2021. 

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyampaikan dalam Konferensi Pers virtual APBN KITA edisi Agustus 2021 Indonesia, karena penurunan kita relative mild untuk seluruh tahun meskipun kuartal ke II 2020 kontraksinya minus 5,3. “Namun kita kemudian bisa mulai bertahap pulih dan di kuartal ke II 2021 reborn di 7,1%, Gross Domestic Bruto (GDP) Indonesia sudah melewati pre-covid level yaitu dari 2.735 triliun menjadi 2.773 triliun di kuartal ke II dibandingkan tahun 2019,” ungkapnya, Rabu (25/8).

Berita Terkait

PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar
PLN UID S2JB Siaga Iduladha 1447 H, Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Masyarakat
Gubernur Herman Deru Dukung FESyar Regional Sumatera 2026 untuk Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah
Wagub Cik Ujang Dorong Peluang Investasi Sumsel dalam Forum Tokoh Politik dan Bisnis Tiongkok–Indonesia
Gaya Hidup Cerdas 2026, Strategi Anak Muda Sumsel Bangun Dana Darurat Lewat Sinergi Pesirah
Bank Sumsel Babel Percepat Digitalisasi Transaksi dan Layanan Publik
WIKA Lakukan Perombakan, Prof Harris Arthur Hedar Kembali Masuk Jajaran Komisaris
Kredit KSG Bank Sumsel Babel Tawarkan Kemudahan dan Kenyamanan untuk PPPK

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:34 WIB

PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:32 WIB

PLN UID S2JB Siaga Iduladha 1447 H, Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:25 WIB

Gubernur Herman Deru Dukung FESyar Regional Sumatera 2026 untuk Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:07 WIB

Wagub Cik Ujang Dorong Peluang Investasi Sumsel dalam Forum Tokoh Politik dan Bisnis Tiongkok–Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:19 WIB

Gaya Hidup Cerdas 2026, Strategi Anak Muda Sumsel Bangun Dana Darurat Lewat Sinergi Pesirah

Berita Terbaru

Gedung Pancasila [Gambar Ist]

Headlines

Pancasila di Persimpangan Jalan

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WIB