PDUI Sumsel Gelar PIT II

- Jurnalis

Sabtu, 29 Mei 2021 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sumsel dr Masagus M Hakim

Ketua Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sumsel dr Masagus M Hakim

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pembukaan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) II Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Provinsi Sumatera Selatan dilaksanakan di Hotel Novotel, Sabtu (29/5/2021).

Ketua Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sumsel dr Masagus M Hakim mengatakan, peserta kegiatan ini terdiri dari seluruh kabupaten kota Sumatera Selatan dan juga ada dari Provinsi Bangka Belitung, ada juga peserta namun Kebanyakan yang dari luar itu online.

“Kita berharap kegiatan ini kita akan lakukan setiap tahun, sudah 10 tahun lebih usianya.Namun kita baru bisa melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya.

“Banyak yang terjadi perubahan seperti perubahan yang disampaikan oleh pembicara pertama tadi dari ketua terpilih bawah tingkat,“ tambah dr Masagus M Hakim.

Ketika ditanya terkait jumlah dokter yang terpapar COVID-19, Masagus M Hakim menuturkan, untuk jumlah kematian dari dokter itu ada sekitar 300-an. “Kematian itu bukan dikarenakan COVID-19 saja, dia penyakit lain, dengan ini kita ketahui ternyata, dulu sebelum operasi cuman diswab cuman di-read antibodi ternyata lo kok bisa tertular,“ bebernya.

Baca Juga:  Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH

Masagus M Hakim menjelaskan, jadi kalau ada yang operasi harus yang terencana. “Itu harus berhasil, kalau capek mau ke dokter, ini yang ada perubahan, juga cara menangani, terutama di bidang telinga hidung tenggorokan. Spesialis THT bagaimana melakukan pelayanan telinga hidung tenggorokan, jadi dalam hal ini. Kita memang ada perubahan-perubahan cara-cara melakukan pemeriksaan,” urainya.

“Memang kita membatasi semua, sekarang setelah kita melakukan penelitian sudah setahun lebih, itu bisa dilakukan tatap muka dengan pembatasan pembatasan, nanti di sini ada materinya,“ ungkapnya.

Masagus M Hakim menerangkan, pihaknya sudah dari awal terlibat dalam Satgas COVID-19. “Kita ada perwakilan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu menjadi tim ahli dokter,“ jelas dr Masagus M Hakim.

“Tim Ahli epidemiologi dari utusan ide tersebut memberikan masukan-masukan kepada Bapak Gubernur atau folder yang lain, nah itu yang kami ikut terlibat, intinya harus bekerja sama,” papar Masagus M Hakim.

Dia mengungkapkan, di Sumsel ini total anggota PDUI keseluruhan sekitar 6 ribu 6 ratusan dan itu 60% dokter umum. Kalau di Kota Palembang sekitar 60% tapi kalau di daerah cuma 10%.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

“Kita himbau kepada anggota kita menjaga diri sendiri. Jadi kita memberikan arahan dan juga kita juga dari ide juga dilibatkan,” ucapnya.

Lebih lanjut Masagus M Hakim menambahkan, dipusat itu ada jaminan untuk tenaga kesehatan.

“Jadi kalau tenaga kesehatan terutama dokter kalau kena covid itu ada pelayanan atau jaminan baik dari ada ruangan khusus untuk dokter. Data sementara ini rata-rata sudah di atas 90 persen dokter di vaksin di seluruh kabupaten kota, ya mungkin ada yang rendah ada yang tinggi, juga ada yang sampai 100 divaksin,” paparnya.

“Imbauan kita untuk masyarakat sampai saat ini turutilah program-program yang sudah direncanakan pemerintah. Terutama masyarakat yang masuk kelompok lansia dan bagi yang UMKM itu kalau memang ada jadwal penyuntikan massal gratis ikuti dan masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan,” tutup dr Masagus M Hakim. (Akip)

Berita Terkait

Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani
Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat
Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI
Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81
Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81
Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:21 WIB

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Sastra

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:47 WIB

Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.

Advertorial

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:21 WIB